Al Ghazali Cerita Momen Nabrak Beton Saat Drifting, Disaksikan Maia Estianty

Al Ghazali sebut insiden tersebut terjadi ketika dirinya baru pertama kali terjun ke ajang kejuaraan drifting. Maia Estianty saat itu datang menyaksikan langsun

Diterbitkan 06 September 2026, 19:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pernyataan tersebut sekaligus menepis anggapan bahwa drifting sama berbahayanya dengan cabang balap kecepatan tinggi seperti Formula 1. Al Ghazali menilai risiko cedera serius pada drifting relatif lebih kecil berkat perangkat keselamatan yang melekat pada kendaraannya.

Pentingnya Kekompakan

Selain soal keselamatan, Al Ghazali juga menekankan pentingnya kekompakan bersama tim demi menunjang performanya di lintasan. Ia menyebut komunikasi yang intens dengan spotter menjadi salah satu kunci penting agar insiden serupa tidak kembali terulang.

"Lumayan lah, kita kan tim dan harus ada chemistry yang kuat. Terus saling support. Apalagi di drift kita harus sering-sering ngobrol. Sama spotter juga harus chemistry kuat. Untuk membesarkan tim sebenernya ya itu dan prestasi podium," ungkapnya.

Berbagai pengalaman jatuh bangun di lintasan nyatanya tidak menyurutkan semangat Al Ghazali untuk terus mengasah kemampuannya. Ia bahkan sudah bersiap kembali turun ke lintasan pada ajang kejuaraan mendatang.

Di tengah persiapannya menuju kejuaraan berikutnya, Al Ghazali diketahui tergabung dalam tim drifting bernama Seven Speed yang belakangan menjalin kolaborasi dengan brand otomotif Pro7. Kerja sama tersebut disebut turut mendukung kesiapan teknis kendaraan yang digunakan timnya, khususnya menjelang ajang kejuaraan di Sentul pada November mendatang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan