Ruth Sahanaya Siapkan Mini Album 'Merindu', Gandeng Musisi Muda hingga Rilis Vinyl Terbatas

Ruth Sahanaya merilis mini album Merindu sebagai kado ulang tahun ke-60. Setelah 8 tahun, Uthe kembali dengan warna musik modern dan city pop.

Diterbitkan 02 September 2026, 18:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Diva pop Ruth Sahanaya resmi meluncurkan karya terbaru berupa mini album yang diberi judul "Merindu". Proyek musik solo ini menjadi penanda kembalinya sang diva setelah sekitar delapan tahun tidak merilis album penuh ke hadapan publik.

Peluncuran mini album ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan momen perayaan ulang tahun ke-60 Ruth Sahanaya pada September 2026. Penyanyi yang akrab disapa Uthe ini menganggap karya tersebut sebagai hadiah untuk diri sendiri sekaligus pengobat rindu untuk kembali berkarya.

"Album ini sangat berarti buat aku, karena ini juga sebagai kado ulang tahunku yang pada September tahun ini berusia 60 tahun. Kemudian saya juga sudah 8 tahun gak mengeluarkan album, rasanya sudah rindu sekali untuk bisa melahirkan karya baru," kata Ruth Sahanaya saat ditemui di Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (01/09/2026).

Usung Nuansa Musik City Pop Era 1980-an

Meskipun membawa warna musik yang lebih modern dan mengikuti tren saat ini, Uthe tidak ingin menghilangkan jati dirinya sebagai penyanyi pop. Identitas vokal yang sudah melekat selama empat dekade berkarier tetap menjadi fondasi utama dalam setiap lagu di album ini.

Pihak manajemen memastikan bahwa eksplorasi musik dalam mini album ini tetap berpijak pada karakter asli Ruth Sahanaya. Hal ini dilakukan agar pendengar lama tetap bisa merasakan sentuhan khas dari sang diva pop tersebut.

"Karena itu harus tetap ada identitas aku yang dulu, itu harus tetap ada sih dalam EP Merindu," kata Uthe.

Mini album ini juga menyuguhkan nuansa city pop ala era 1980-an yang kini sedang digemari kembali oleh pendengar musik generasi muda. Ruth Sahanaya menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba warna musik yang belum pernah ia jajaki sebelumnya.

Jadi Ruang Bereksplorasi Warna-Warna Musik Baru

Uthe ingin karya terbarunya ini menjadi ruang untuk bereksplorasi dengan jujur sesuai perasaan yang ia alami sekarang. Ia berharap keberaniannya mencoba hal baru ini bisa memberikan kesegaran bagi industri musik Tanah Air.

"Saya ingin EP ini menjadi ruang bagi saya untuk bereksplorasi, mencoba warna-warna musik baru yang belum pernah saya jajaki sebelumnya, tapi tetap dengan cerita dan perasaan yang jujur dari saya," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Baginya, kemampuan untuk tetap disenangi oleh semua tingkatan usia adalah pencapaian besar dalam perjalanan kariernya. Ia terus berusaha memberikan warna musik yang bisa diterima secara luas tanpa memandang batas usia pendengarnya. "Sebenarnya Album ini juga lebih kepada tantangan buat aku, bagaimana aku dengan usia seperti sekarang ini dan rentang waktu 40 tahun berkarya masih mampu untuk memberikan warna musik yang bisa disenangi oleh semua generasi, semua orang dan semua semua usia," jelasnya. Dari enam lagu yang tersedia, lagu berjudul "Aku Tak Sanggup" menjadi salah satu yang menonjol karena menampilkan teknik vokal nada tinggi. Dalam proses produksinya, Ruth Sahanaya menggandeng sejumlah musisi muda berbakat seperti Kelvin Joshua, Farel Hilal, hingga gitaris Koko. Mini album "Merindu" sudah bisa dinikmati melalui seluruh platform digital streaming musik mulai tanggal 4 September 2026. Selain format digital, Ruth Sahanaya juga menyiapkan rilisan fisik berupa piringan hitam atau vinyl dalam jumlah terbatas serta konten Live Session di YouTube.

Halaman
Show All
Febi Anindya KiranaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan