Cerita Nadine Chandrawinata Dirikan LSM Lingkungan Seasoldier, Berawal dari Boxing

Nadine Chandrawinata bagikan pandangannya sebagai aktivis lingkungan dalam film dokumenter Energi Untuk Negeri dan ceritakan awal terbentuknya Seasoldier.

Diterbitkan 02 September 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia pun menjelaskan bahwa sekarang terdapat perubahan pada nomor gelang tersebut menjadi lebih tak terbatas.

“Jadi kalau enggak bekerja dengan baik Seasoldier-nya, saya bisa gantiin ke orang yang mau berjalan. Benar-benar harus diperjuangkan gelang itu awalnya, tapi sekarang sudah aku lepas nomornya jadi yang lebih infinity gitu,” ujar dia.

Optimisme Nadine Chandrawinata

Tren menjadi salah satu yang membantu Seasoldier, seperti contohnya tren menanam mangrove yang dilakukan oleh banyak perusahaan.

“Menanam mangrove sekarang lagi naik daun banget. Perusahaan semuanya ngincer itu karena logaritmanya terbaca dan justru karena tren itu kita jadi masuk ya. Trennya masuk tapi bergeraknya lama banget dari bawahnya,” ucap Nadine.

Di samping tren pelestarian alam yang bergerak lambat, ia tetap percaya diri menjalankan tugasnya untuk mengajak banyak orang untuk melestarikan lingkungan.

“Tapi aku tetap optimis ya dengan tren sekarang ini, tetap harus berjalan dan tugasku adalah ngajak siapa yang mau berjalan. Karena memang kalau bicara lingkungan, itu perjalanan spiritual. Saat kita ngasih sesuatu pasti akan ada balik ke kita,” jelas Nadine.

Sinopsis Film Dokumenter Energi Untuk Negeri

Film Dokumenter Energi Untuk Negeri merangkum dan menjelaskan tentang transisi energi. Menghadirkan beberapa sumber yaitu orang-orang yang mengerti dalam bidangnya, film ini berisi contoh nyata dimana energi adalah sesuatu yang krusial di dalam kehidupan masyarakat.

Dokumenter ini disajikan sebagai kepentingan bersama untuk memastikan energi bersih yang murah dan merata, bukan dengan maksud mengganti pembangkit tidak terbarukan seperti bahan bakar fosil, dengan energi yang terbarukan.

Selain itu, pertanyaan yang muncul ketika membahas transisi energi seperti bagaimana skema pendanaannya pun dibahas didalamnya dengan menghadirkan pakar seperti pemangku kebijakan, ekonom, masyarakat sipil, dan pelaku usaha.

Energi Untuk Negeri pun membedah transisi energi secara rinci yang meliputi kebutuhan investasi yang diperlukan, aturan, teknologi, dan dukungan dari pemangku kepentingan serta adaptasi masyarakat.

Film dokumenter berdurasi 44 menit yang diproduksi oleh Media Indonesia ini, berawal dari buah pikiran Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia yang di support oleh Yayasan Visi Indonesia Raya Emisi Nol Bersih (ViriyaENB). Film ini ditayangkan premiere di Youtube pada 1 September 2026 dan bersifat non komersial.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Afradhiya N. R, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan