Untung dan Rugi Transfer Gabriel Jesus ke Barcelona

Transfer Gabriel Jesus ke Barcelona seharga sekitar €10 juta membawa keuntungan sekaligus risiko

Diterbitkan 02 September 2026, 14:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona membuat langkah mengejutkan dengan mendatangkan Gabriel Jesus dari Arsenal pada bursa transfer musim panas. Penyerang berusia 29 tahun itu menjadi solusi setelah upaya Blaugrana mendapatkan Julián Alvarez tidak membuahkan hasil.

Jesus diboyong dengan biaya sekitar €10 juta, angka yang relatif rendah untuk penyerang berpengalaman dengan rekam jejak juara. Namun, Barcelona juga mengambil risiko karena sang pemain baru saja melewati periode panjang akibat cedera ACL.

Kehadiran Jesus semakin penting setelah Robert Lewandowski dan Ferran Torres meninggalkan Barcelona. Ia diharapkan memberikan kedalaman di lini depan sekaligus menjadi pelapis Raphinha yang digunakan sebagai penyerang dalam dua pertandingan awal musim.

Transfer ini pada akhirnya memiliki dua sisi bagi Barcelona. Di satu sisi, Jesus menawarkan pengalaman, kualitas, dan biaya yang relatif terjangkau, tetapi di sisi lain ada kekhawatiran mengenai kebugaran serta peluang yang mungkin dikorbankan untuk merekrut penyerang muda.

Keuntungan: Harga Murah dan Pengalaman

Barcelona mendapatkan Jesus dengan biaya sekitar €10 juta setelah sang penyerang absen hampir sepanjang tahun lalu karena cedera ACL. Dengan pengalaman memenangi empat gelar Liga Premier dan Copa América 2019, Jesus memiliki rekam jejak yang sulit diabaikan.

Ia juga pernah bekerja bersama Pep Guardiola di Manchester City dan Mikel Arteta di Arsenal. Pengalaman tersebut dinilai membuat Jesus cukup ideal untuk beradaptasi dengan gaya permainan Hansi Flick, terutama dalam menjalankan pressing secara agresif.

Bagi Barcelona, transfer ini juga menjadi solusi jangka pendek yang tidak terlalu membebani anggaran. Klub masih bisa menjaga ruang finansial untuk mengejar Julián Alvarez atau penyerang kelas atas lainnya pada bursa transfer mendatang.

Jesus sendiri memiliki motivasi besar untuk membuktikan bahwa kemampuannya belum habis. Bermain untuk Barcelona juga memberinya kesempatan melanjutkan tradisi penyerang Brasil di klub tersebut setelah sebelumnya ada nama-nama seperti Ronaldo, Romário, dan Ronaldinho.

Kerugian: Risiko Cedera dan Biaya Peluang

Masalah terbesar dari transfer Jesus adalah kondisi fisiknya. Selain riwayat cedera ACL, Barcelona juga harus mempertimbangkan masalah otot yang berpotensi mengganggu kemampuan sang penyerang untuk tampil secara konsisten.

Risiko tersebut menjadi lebih besar karena Jesus diproyeksikan sebagai pemain pelapis. Jika kembali mengalami cedera ketika Barcelona membutuhkannya, klub justru bisa memiliki pemain cadangan yang tidak tersedia saat diperlukan.

Ada pula persoalan biaya peluang dalam keputusan tersebut. Dengan investasi yang relatif serupa, Barcelona sebenarnya bisa mengambil risiko terhadap penyerang muda yang memiliki potensi berkembang menjadi aset jangka panjang.

Namun, keputusan merekrut pemain berpengalaman juga memiliki alasan yang kuat. Barcelona sudah memiliki Hamza Abdelkarim, penyerang berusia 18 tahun yang siap mendapatkan kesempatan, sehingga mendatangkan pemain muda lain berpotensi menghambat perkembangannya.

Sumber: Barcablaugranes

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Terbuang dari Manchester United, Jadon Sancho Lanjutkan Karier di Brasil?

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan