Pengabdi Setan 3 Bakal Jadi Film Joko Anwar Paling Ambisius, Berlatar 2 Benua dan 7 Bahasa

Pengabdi Setan 3 garapan Joko Anwar akan membawa kisah kutukan ke dua benua dan menggunakan tujuh bahasa dalam ceritanya.

Diterbitkan 02 September 2026, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
>Sekuelnya, Pengabdi Setan 2: Communion, kemudian membawa franchise tersebut ke skala yang lebih besar. Film ini menjadi film Indonesia pertama yang dirilis dalam format IMAX dan masuk jajaran enam film lokal dengan jumlah penonton tertinggi sepanjang masa di Indonesia.

Kini, Pengabdi Setan 3 akan mengambil pendekatan berbeda dengan mengungkap bagaimana semua teror tersebut bermula.

Joko Anwar menggambarkan film ini sebagai proyek yang menjadi titik penting dalam perjalanan kreatifnya. Menurutnya, cerita tersebut akhirnya akan menjawab pertanyaan besar mengenai asal-usul kutukan, alasan kutukan itu tidak pernah berhenti, serta apa sebenarnya tujuan di baliknya.

"Film ini adalah segala sesuatu yang tanpa saya sadari sedang saya bangun menuju titik ini, film yang akhirnya menjawab dari mana kutukan itu berasal, mengapa kutukan itu tidak pernah berhenti, dan apa sebenarnya yang diinginkannya. Para penggemar lama akhirnya akan mendapatkan jawaban yang sudah mereka tunggu selama bertahun-tahun. Sementara penonton baru akan mendapatkan perjalanan yang luar biasa," ujar Joko Anwar.

Jadi Proyek Joko Anwar dengan Skala Terbesar

Ambisi Pengabdi Setan 3 juga terlihat dari keterlibatan Barunson E&A dalam distribusi internasional. Studio yang sebelumnya membawa Parasite ke pasar global tersebut akan memperkenalkan proyek ini kepada calon pembeli internasional dalam TIFF Market pada September mendatang.

CEO Barunson E&A Yoonhee Choi menyebut skala proyek Joko Anwar kali ini semakin besar, terutama karena ceritanya bergerak melintasi beragam periode sejarah dan benua.

"Setiap kali kami bekerja sama dengan Joko Anwar, skalanya semakin besar dan ambisinya semakin tajam. Satan’s Slaves: Origin berbeda dari apa pun yang pernah dibuatnya, sebuah cerita yang bergerak melintasi berabad-abad dan benua," ujar Yoonhee Choi.

Kehadiran Pengabdi Setan 3 juga menjadi kelanjutan kerja sama eksklusif selama dua tahun antara Joko Anwar dan Barunson E&A. Sebelumnya, keduanya bekerja sama dalam film horor komedi Ghost in the Cell, yang telah terjual ke 150 wilayah di seluruh dunia.

Dengan cerita yang membentang dari Eropa hingga Jawa, periode waktu yang terpaut berabad-abad, serta penggunaan tujuh bahasa, Pengabdi Setan 3 tampaknya bakal menjadi bab paling besar dalam franchise ini. Penonton masih harus menunggu hingga 2027 untuk melihat bagaimana Joko Anwar menghubungkan sejarah kelam tersebut dengan mitologi Pengabdi Setan yang sudah dikenal selama ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan