Liputan6.com, Jakarta - Dalam acara peluncuran Film Dokumenter Energi Untuk Negeri yang dihelat di kawasan Jakarta pada (1/9/2026), Nadine Chandrawinata membagikan ceritanya sebagai seorang aktivis lingkungan. Ia menceritakan bahwa dirinya mengalami beberapa permasalahan salah satunya adalah sulitnya mensosialisasikan kepada masyarakat.
Ia menyebut diperlukan contoh atau pilot project kepada orang-orang bahwa transisi energi itu bisa dilakukan.
“Permasalahannya yang bermacam-macam. Salah satu salah satunya adalah ya mensosialisasikannya itu tambeng-tambeng banget ya gitu.Tapi ya seperti Bu Santy bilang, emang harus ada contohnya, harus ada pilot-nya supaya bisa ngasih tahu kepada generasi yang dulu sama generasi yang sekarang bahwa memang bisa kok tapi mau atau tidak, pilihannya itu,” kata Nadine.
Selain itu tantangan yang dihadapi Nadine dan tim aktivis lingkungan terjadi di saat pergantian pemimpin daerah karena mereka harus menjelaskan kembali.
“Tapi memang dari pengalaman saya ke beberapa tempat itu memang sangat sulit sekali buat kita untuk berkolaborasi ke pemerintahan daerahnya sih. Setiap pergantian walikota atau bupatinya, kita harus menjelaskan lagi dan dan itu yang membuat kita jadi mundur mundur dulu baru maju lagi,” ucap Nadine.
Meskipun begitu Nadine menyebut bahwa anak-anak muda menyambutnya dengan keinginan untuk menjadi lebih baik.
“Anak-anak mudanya sih seru-seru. Terus kita sampai datengin ke rumah-rumah itu semua pada support, pada pengen gitu, pengen menuju yang ke lebih baik. Karena juga dengan mengingat ya BBM juga susah didapat, kemudian untuk mencari air bersihnya juga susah gitu,” ujar Nadine.
Perubahan Memang Tak Mudah
Nadine juga menceritakan bahwa ia dan tim sedikit kesulitan lantaran belum bisa meyakinkan masyarakat bahwa transisi energi akan lebih baik.
“Dengan keluhan-keluhan itu, mereka pasti pengen suatu yang lebih mudah, lebih ringkas dengan kondisi sekarang. Tapi tetap balik lagi pilar-pilar terkuat adalah di pemerintahan yang mana dapat tongkatnya diestafetkan kepada daerah. Dan kepala daerah ini yang membantu untuk memberikan penjelasan kepada masyarakatnya. Nah, pada saat kolaborasi kita ingin ciptakan, itu kita sedikit sulit karena tidak bisa meyakinkan bahwa ini akan lebih baik,” ungkapnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5359126/original/045528800_1758620783-OJK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463536/original/058765400_1767636182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337744/original/048032300_1788254816-WhatsApp_Image_2026-09-01_at_16.20.28__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1352119/original/033141700_1474460959-Nadine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3096909/original/063627700_1586325760-so_ji_sub_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338279/original/045578600_1788321340-g_2021_03_30_r_joko_anwar-20210330-033-busan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338237/original/069561700_1788319935-ruangrima.jpg)