Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Gagal, Minola Sebayang Ungkap Ada Miskomunikasi

Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah berakhir gagal. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap adanya miskomunikasi dengan pihak Sarwendah.

Diterbitkan 19 Agustus 2026, 14:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Minola Sebayang soroti miskomunikasi kuasa hukum Ruben-Sarwendah.
  • Pihak Sarwendah dituding tidak jujur soal syarat sensitif sejak awal.
  • Syarat kesehatan harusnya dibicarakan awal, bukan saat mediasi.

Liputan6.com, Jakarta - Gagalnya mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah juga mengungkap adanya miskomunikasi antara kuasa hukum kedua belah pihak. Minola Sebayang merasa pihak Sarwendah tidak jujur sejak awal pembuatan kesepakatan.

Minola menyayangkan sikap rekan sejawatnya yang baru memunculkan isu kesehatan dan syarat-syarat sensitif saat ini. Padahal, jika dibicarakan sejak awal, masalah ini mungkin tidak akan sampai ke persidangan.

"Saya sampaikan juga sama mereka, harusnya pada waktu akta ini dikirim ke kita, dikirim ke saya, toh kita komunikasi antara kuasa hukum. Kamu nggak pernah ngomong, saya bilang sama Chris (kuasa hukum Sarwendah), 'Kamu nggak pernah ngomong, harusnya kamu ngomong dong sama saya'," ujar Minola Sebayang saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Hari Rabu (19/08/2026).

Minola Sebayang Soroti Syarat Sensitif yang Tak Pernah Dibahas Sejak Awal

Menurut Minola, masalah sensitif seperti kesehatan bisa saja diformulasikan dalam bahasa hukum yang halus jika ada komunikasi. Namun, kenyataannya pihak Ruben tidak pernah diberitahu soal adanya kekhawatiran tersebut.

"Harusnya kamu ngomong dong sama saya, Bang ini kita bikin seperti ini sebenarnya ada hal-hal yang mau diatur'. Kamu nggak ngomong sama saya ya. Klienmu pun nggak ngomong sama saya. Klien saya pun nggak ngomong sama saya," tegas Minola.

Ia merasa aneh jika sekarang pihak Ruben dipaksa memahami syarat yang tidak pernah disepakati sebelumnya. Baginya, bertindak secara tiba-tiba seperti ini tidak adil bagi kliennya.

"Jadi kenapa kemudian sekarang bicara masalah syarat dan saya dipaksa untuk memahami ada syarat-syarat itu? Nah, fair toh. Ya," katanya.

Kekhawatiran Seharusnya Dibicarakan Sejak Awal

 

Minola berpendapat bahwa segala kekhawatiran selama masa perkawinan seharusnya bisa dibicarakan secara pribadi melalui telepon atau pesan singkat. Namun, karena tidak ada pemberitahuan, ia tetap teguh memegang aturan yang sah.

"Loh, dia ngomong dong bisik-bisik sama saya. Atau dia WA sama saya. Bagaimana kita merumuskan biar ada syarat itu," katanya.

"Kalaupun kita nggak menyebutkan sesuatu berkaitan dengan masalah penyakitnya karena dianggap sensitif, tapi paling tidak dengan syarat-syarat yang akan ditentukan di kemudian hari misalnya," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Pasha Bangga Lihat Kiesha Alvaro Makin Bersinar, Puji Disiplin dan Humble di Lokasi Syuting

Febi Anindya KiranaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan