Pemerintah Korea Selatan Batasi Honor Aktor Film, Maksimal 10 Persen dari Biaya Produksi

Pemerintah Korea Selatan membuat peraturan baru terkait honor aktor film. Cari tahu lebih lanjut di sini!

Diterbitkan 17 Juli 2026, 14:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurutnya, komitmen tersebut bukan sekadar upaya mengurangi biaya produksi, tetapi juga bentuk solidaritas seluruh pelaku industri untuk mengembalikan kejayaan perfilman Korea.

"Kesediaan untuk berpartisipasi secara sukarela dalam pembatasan honor aktor bukan hanya soal penghematan biaya produksi. Ini adalah bentuk solidaritas, keberanian, dan keputusan yang matang untuk bersama-sama menghidupkan kembali film Korea," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Korean Film Council (KOFIC), Han Sang Joon, mengatakan bahwa dukungan bagi film beranggaran menengah diharapkan dapat menjadi fondasi bagi keberagaman sekaligus pertumbuhan industri film Korea yang berkelanjutan.

Anggaran Dukungan Film Korea Naik Tajam

Pemerintah Korea Selatan sebelumnya meluncurkan program dukungan produksi film beranggaran menengah senilai 10 miliar won pada tahun lalu sebagai bagian dari upaya memulihkan industri yang terdampak penurunan investasi.

Pada 2026, nilai dukungan tersebut meningkat drastis menjadi 46 miliar won, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong lahirnya lebih banyak karya film lokal.

Dengan adanya pembatasan honor aktor serta peningkatan dana bantuan produksi, industri kini menaruh harapan besar bahwa ekosistem perfilman Korea Selatan dapat kembali bergairah dan menghasilkan lebih banyak film berkualitas di masa mendatang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Rahmi SafitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan