Alasan Kaus Bendera Konfederasi Mark Jadi Kontroversi, Terkait Sejarah Perbudakan AS

Label Mark menyadari betapa seriusnya situasi ini, dan menegaskan mereka tak mendukung rasisme hingga diskriminasi. Sebenarnya, apa sejarah Bendera Konfederasi?

Diterbitkan 24 Juni 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kami bertanggung jawab penuh atas kelalaian ini. Upper Room dan sang artis dengan tegas menolak dan tidak mentolerir rasisme, kebencian, diskriminasi, atau segala bentuk intoleransi. Kami memahami seriusnya kekhawatiran yang disampaikan kepada kami dan kami sangat menyesali ketidaknyamanan yang disebabkan oleh insiden ini," begitu pernyataan label ini. 

Berterima Kasih pada yang Telah Mengingatkan

Terakhir, mereka juga mengucap terima kasih kepada publik yang memberikan teguran dan mengingatkan kepada mereka atas masalah ini. 

"Kami menghargai masukan yang telah kami terima dan mendengarkan dengan saksama kekhawatiran yang disampaikan oleh komunitas. Sebagai tanggapan, kami akan memperkuat prosedur peninjauan internal kami dalam pemilihan pakaian dan persetujuan konten guna membantu mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang," kata mereka. 

Pernyataan ini ditutup dengan permintaan maaf yang berbunyi, "Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang merasa sakit hati, tersinggung, atau kecewa dengan situasi ini. Kami tetap berkomitmen untuk bertindak dengan lebih bertanggung jawab, sadar, dan penuh perhatian ke depannya."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan