Sinopsis Film Animasi Garuda Di Dadaku, Perjuangan Anak Pengidap Asma Wujudkan Cita-Cita

Film animasi Garuda Di Dadaku diperkuat pengisi suara top yakni Keanu Azka, Kristo Immanuel, Quinn Salman, Ibnu Jamil, Sal Priadi, hingga Oki Rengga.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film animasi "Garuda Di Dadaku" dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Juni 2026.
  • Disutradarai oleh Ronny Gani, animator berpengalaman Hollywood yang terlibat dalam film seperti <i>Avengers</i> dan <i>Jurassic World</i>.
  • Proyek ini melibatkan lebih dari 550 animator dan 17 studio animasi lokal Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - Setelah melalui perjalanan panjang dan melibatkan ratusan kreator animasi Indonesia, Garuda Di Dadaku karya sineas Ronny Gani menyapa penonton di bioskop seluruh Indonesia mulai 11 Juni 2026. Diproduseri Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, bersama Tanya Yuson, film animasi ini diperkuat pengisi suara papan atas yakni Keanu Azka, Kristo Immanuel, Quinn Salman, Ibnu Jamil, Revalina S. Temat, Sal Priadi, Ringgo Agus Rahman, Rizky Ridho, Zee Asadel, Oki Rengga, Emir Mahira, dan Bima Sena. Berikut sinopsis film Garuda di Dadaku.

Putra (Keanu Azka), bocah 13 tahun pengidap asma, bercita-cita menjadi pemain Timnas Indonesia. Meski sering diremehkan, semangatnya tak pernah padam. Namun saat gagal seleksi, Putra merasa mimpinya makin jauh. Suatu hari, ia bertemu Gaga (Kristo Immanuel), Garuda ajaib yang memberinya kesempatan baru. Bersama Naya (Quinn Salman), anak pelatih yang jago main bola dan mendukungnya, Putra memulai perjalanan sarat tantangan untuk mengejar cita-cita. Naya mengingatkan, tak ada mimpi yang terlalu besar selama kita tak berjalan sendirian.

Dalam prosesnya, Putra belajar, mimpi besar bukan hanya soal keberanian dan kerja keras, tapi juga dukungan dari orang-orang di sekitar. Lewat petualangan yang hangat, emosional, dan penuh tawa, Garuda Di Dadaku mengajak keluarga Indonesia melihat bahwa keajaiban sering kali tidak dimulai dari kemenangan besar, melainkan satu langkah kecil, dukungan sederhana, dan satu orang yang memilih percaya pada perjuangan meraih cita-cita.

 

Takut Gagal

Lewat keterangan resmi yang diterima Showbiz Liputan6.com, pada Kamis (11/6/2026), sineas Ronny Gani menjelaskan, Garuda Di Dadaku lahir dari pengalaman yang sangat personal.

“Saya percaya setiap anak pernah merasa tidak cukup baik, takut gagal, dan merasa mimpinya terlalu jauh untuk diraih. Saya juga pernah merasakan hal yang sama,” ungkap Ronny Gani.

 

Kepercayaan dan Mimpi Besar

“Sering kali yang membuat kita terus melangkah bukan karena tiba-tiba menjadi berani, tapi karena ada seseorang yang lebih dulu percaya pada kita,” ujarnya seraya menyebut Garuda di Dadaku wujud kolaborasi besar para kreator animasi Indonesia.

Shanty Harmayn menambahkan, sebagai orang tua, kadang kita lupa bahwa satu kalimat sederhana dan satu bentuk dukungan kecil, bisa menentukan apakah anak berani melangkah atau memilih menyerah di tengah jalan.

Garuda Di Dadaku adalah pengingat bahwa kepercayaan yang kita berikan hari ini bisa menjadi bagian penting dari mimpi besar mereka di masa depan,” ucapnya Shanty Harmayn lalu membahas pencapaian Garuda di Dadaku di luar negeri.

Shanghai International Film Festival 2026

Perjalanan Garuda Di Dadaku mendapat pengakuan di panggung internasional. Film ini terpilih sebagai salah satu nominasi kategori Animation dalam Golden Goblet Awards di ajang Shanghai International Film Festival 2026.

Di sana, Garuda di Dadaku bersaing dengan animasi dari Brazil, Swedia, Norwegia, Chile, Denmark, Prancis, Spanyol, dan Argentina. Pencapaian ini salah satu langkah penting bagi animasi Indonesia untuk makin dikenal dan diperhitungkan di kancah global.

Informasi terkini seputar film animasi Garuda di Dadaku bisa Anda cek dengan mengunjungi akun Instagram @garudadidadaku.film. 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider di MCU, Film Baru Dijadwalkan Tayang pada 2028

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan