Kanye West dan Travis Scott Batal Konser di Italia, Dinilai Picu Gangguan Keamanan

Dengan pembatalan konser di Italia, Kanye West setidaknya sudah ditolak empat negara.

Diterbitkan 31 Mei 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, telah memperjelas tekadnya yang kuat untuk melarang konser rapper tersebut yang dijadwalkan pada 11 Juni 2026 di Marseille. Di Italia, pemimpin Azione, Carlo Calenda, mengajukan pertanyaan parlemen yang meminta menteri dalam negeri dan luar negeri untuk menolak visa penyanyi tersebut karena pandangan anti-Semitnya.

Ditolak Masuk Inggris

Situasi di Inggris juga sama tegangnya, yang berpuncak pada perselisihan yang semakin memanas selama musim semi. Pada 7 April 2026, pemerintah Inggris mengumumkan larangan masuk bagi rapper AS tersebut, memblokir serangkaian konser yang direncanakan untuk pertengahan Juli.

Dalam iklim yang sangat tegang ini, penyelenggara festival Inggris mencoba membela penyanyi tersebut, yang semakin memicu perdebatan publik. Menanggapi pembatasan ini dan kritik yang dihadapinya, Kanye West secara terbuka menegaskan posisinya dan menantang keputusan yang diambil otoritas Inggris.

Terlepas dari berbagai larangan, rapper tersebut tetap melanjutkan beberapa jadwal tur yang telah dikonfirmasi. Pada Jumat, 29 Mei 2026, ia tiba di Istanbul untuk konser di Stadion Olimpiade Ataturk, menandai kembalinya dia ke panggung Eropa setelah 11 tahun.

Konser di Turki adalah satu-satunya pertunjukannya di negara tersebut. Dalam beberapa minggu mendatang, program musim panasnya juga akan menampilkan penampilan di Georgia, Spanyol, Belanda, dan Albania.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Dinny MutiahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan