Michael B Jordan dan Delroy Lindo Jadi Korban Aksi Rasisme di BAFTA, Pelaku Idap Sindrom Tourette

Bintang film Sinners Michael B Jordan dan Delroy Lindo jadi sasaran ujaran rasisme di BAFTA 2026. Pelakunya John Davidson yang mengidap Sindrom Tourette.

Diterbitkan 25 Februari 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bahasa yang Sangat Menyinggung

Akibatnya, BAFTA disorot akibat kata-kata rasis yang meluncur dari mulut John Davidson. BBC juga jadi omongan lantaran tidak menyunting hinaan rasial kala menggelar siaran tunda BAFTA Awards 2026. BBC kemudian minta maaf, begitu juga pihak BAFTA.

“Pada acara BAFTA Film Awards semalam, para tamu kami mendengar bahasa yang sangat menyinggung, membawa trauma, dan rasa sakit tak tertandingi bagi banyak orang. Kami ingin mengakui kerugian yang ditimbulkan, menjelaskan yang terjadi, dan minta maaf ke semua pihak,” ungkap pihak BAFTA, lewat pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram terverifikasi, dilihat Showbiz Liputan6.com, Rabu (25/2/2026) waktu Indonesia.

Dan Kami Minta Maaf...

Pihak BAFTA menjelaskan sindrom Tourette yang diidap John Davidson dan mengakui telah minta maaf tanpa syarat kepada Michael B Jordan serta Delroy Lindo, tak lama setelah acara malam puncak berlangsung.

“Dan kami minta maaf tanpa syarat kepada mereka dan semua yang terdampak. Kami ingin berterima kasih kepada Michael dan Delroy atas martabat dan profesionalisme mereka yang luar biasa,” cuit pihak BAFTA.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan