The Spongebob Movie: Search For Squarepants Hingga Heretic, 6 Film Ini Tiba di Indonesia Via OTT

Ada banyak film impor yang mendarat ke Indonesia pada Februari 2026. Dua di antaranya, The SpongeBob Movie: Search for SquarePants dan Heretic.

Diterbitkan 22 Februari 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah beredar di bioskop Indonesia, sejumlah film impor mendapat kesempatan kedua untuk menemui penonton lewat platform streaming atau OTT. Beberapa judul yang mendarat pada Februari 2026 yakni The SpongeBob Movie: Search for SquarePants dan Heretic.

The SpongeBob Movie: Search for SquarePants karya sineas Derek Drymon ini menyapa di bioskop seluruh dunia pada libur Natal dan Tahun Baru 2025. Dengan biaya produksi 64 juta dolar AS, film ini meraup pendapatan kotor 166 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Sementara itu, Heretic karya sutradara Scott Beck dan Bryan Woods tayang di layar lebar dua tahun lalu dan dihujani pujian para kritikus. Salah satu yang disorot dari film ini, performa Hugh Grant sebagai Reed yang sangat menghantui audiens.

Ada lagi, Pretty Crazy yang menampilkan duet maut Im Yoon-ah dan Ahn Bo-hyun dengan chemistry solid hingga membuat penonton terhanyut. Dengan premis sederhana plus eksekusi detail, Pretty Crazy yang dirilis tahun lalu juga diguyur kritik positif.

Film-film lawas lain yang bisa diakses secara legal di platform streaming mulai Februari 2026 yakni Resident Evil: Degeneration, Revolver, Borderlands, dan Kill Bill mahakarya Quentine Tarantino yang legendaris. Ini jelas kabar baik bagi para pencinta sinema di Tanah Air.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com akhir pekan ini menghimpun 6 film impor yang telah tiba di Indonesia via jalur OTT, termasuk The SpongeBob Movie: Search for SquarePants dan Heretic.

 

1. The SpongeBob Movie: Search for SquarePants

Tak disangka The SpongeBob Movie: Search for SquarePants dengan segala jokes-nya jadi film animasi dengan level tawa “ugal-ugalan.” Matt Zoller Seitz dari RogerEbert.com pun menyebut, ada lelucon tiap lima menit dan harus diakui, humor ini berhasil.

The SpongeBob Movie: Search for SquarePants menjelma film yang memuat rentetan adegan kocak sekaligus konyol dengan pesan manis. Ia juga dirujuk sebagai salah satu cerita SpongeBob paling indah, menyenangkan, dan menghibur di mata penggemar.

 

2. Pretty Crazy

Setelah berhenti dari pekerjaannya, Gil-goo, pemuda pengangguran, jatuh cinta pada Seon-ji, cewek yang pindah ke apartemen di lantai bawah. Keesokan harinya, Gil-goo syok mendapati Seon-ji berpenampilan aneh di dalam lift. Lalu, jatuh cinta dan penasaran jadi agak sulit dibedakan.

Itulah sepenggal sinopsis Pretty Crazy yang menempatkan Im Yoon-ah alias Yoona sebaga Soen Ji. Peran ini mengantar Yoona menang Best Actress di Chunsa Film Art Awards. Ia juga diganjar Chung Jung-won Popular Star Award di ajang Blue Dragon Film Awards.

 

3. Heretic

Heretic mengisahkan dua misionaris dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir, Sister Barnes (Sophie Thatcher) dan Paxton (Chloe East), berkunjung ke rumah Reed (Hugh Grant). Mulanya, dua misionaris ini ogah masuk karena tak ada wanita lain di rumah itu.

Reed meyakinkan Sister Barnes dan Sister Paxton, bahwa di rumahnya ada istri yang lagi bikin pai bluberi. Belakangan, diketahui aroma bluberi yang tercium berasal dari lilin aromaterapi. Performa Hugh Grant dalam Heretic diganjar nominasi Golden Globe dan Critic’s Choice Awards.

 

4. Kill Bill Volume 1 dan 2

Meski gagal menembus bursa Piala Oscar, film Kill Bill volume 1 dan 2 selamanya menetap di hati penggemar sebagai mahakarya Quentin Tarantino. Uma Thurman yang memerankan The Bride dirujuk sebagai salah satu karakter ikonis dalam sejarah sinema dunia.

Kill Bill volume 1 diganjar lima nominasi BAFTA Awards kategori Tata Suara, Efek Visual, Editing, Tata Musik, dan Pemeran Utama Wanita Terbaik untuk Uma Thurman. Kill Bill volume 1 dan 2 kini jadi koleksi klasik yang tak pernah usang.

 

5. Merrily We Roll Along

Bergenre musikal, film Merrily We Roll Along karya sineas Maria Friedman menampilkan tiga serangkai Daniel Radcliffe, Jonathan Groff, dan Lindsay Mendez sebagai ujung tombak.

Menyajikan kisah perjalanan hidup tiga dekade, Merrily We Roll Along merefleksikan hubungan penuh gejolak seorang komposer dan dua sahabatnya. Akting Daniel Radcliffe panen pujian.

 

6. The Choral (Sony Pictures Classics/ BBC Film/ Screen Yorkshire)

The Choral adalah film drama sejarah Inggris karya sineas Nicholas Hytner berbekal naskah buatan Alan Bennett dan Stephen Beresford dengan latar tahun 1916, selama Perang Dunia I, di kota fiktif Ramsden, Yorkshire.

Film ini mengisahkan paduan suara yang merekrut sekelompok warga kota untuk pertunjukan The Dream of Gerontius karya Edward Elgar. The Choral dibintangi Ralph Fiennes, Roger Allam, Mark Addy, hingga Alun Armstrong.

Sebagai informasi, enam film ini tiba di Indonesia pada Februari 2026 lewat platform streaming Catchplay+. Selain film-film di atas ada serial Ash Vs Evil Dead musim pertama hingga ketiga, Long Bright River, The King of Night Market, dan Spartacus: House of Ashur.

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, pada Sabtu (21/2/2026), pihak Catchplay+ menjelaskan, deretan film dan serial ini hadir sebagai komitmen menyajikan aneka konten, dari film blockbuster terbaru hingga klasik yang masih relevan ditonton sekarang.

Salah satu keunggulan Catchplay+ yakni penonton diberi kebebasan memilih layanan, yakni berlangganan dan menonton sepuasnya semua konten dalam paket Subscription atau sewa film blockbuster tanpa berlangganan (single rental).

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6