Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Istiqomah Cinta Episode Rabu 18 Februari menceritakan, setelah sekian lama terjebak dalam jarak dan kesalahpahaman, Dokter Akhsan dan Hutami akhirnya kembali menjalin komunikasi. Luka lama yang selama ini mereka pendam perlahan terbuka kembali, terutama ketika ingatan tentang putri kandung mereka yang hilang menyeruak tanpa ampun. Rasa kehilangan yang begitu dalam justru menjadi titik temu bagi keduanya. Kesedihan yang sama menyatukan hati mereka, menghadirkan kembali harapan yang sempat padam.
Di tengah upaya mencari kebenaran, Akhsan menemukan secercah petunjuk penting. Ia menduga bahwa anak perempuan yang selama ini mereka cari kemungkinan adalah gadis yang diasuh oleh Rianti, sahabat lama Hutami. Rianti kini tengah menempuh pendidikan di Jakarta. Informasi itu mengarah pada satu nama yang selama ini berada di sekitar mereka: Khansa. Dugaan tersebut membuat Akhsan mulai melihat Khansa dengan sudut pandang berbeda. Namun kenyataannya tidak semudah itu. Hutami masih menyimpan kebencian yang membara terhadap Khansa. Baginya, Khansa adalah penyebab kematian Ariyani. Keyakinan itu membuat hatinya tertutup rapat, menolak kemungkinan bahwa gadis yang ia benci justru bisa jadi darah dagingnya sendiri.
Sementara itu, malam pertama Khansa di rumah Emran berubah menjadi pengalaman yang mengerikan. Sosok Emran yang selama ini tampak tenang dan penuh wibawa mendadak memperlihatkan sisi kelamnya. Ia menanggalkan kepura-puraan dan menunjukkan watak manipulatif yang menyeramkan. Khansa dipaksa mengenakan gamis milik Ariyani yang masih ternodai bercak darah akibat kecelakaan tragis. Tindakan itu bukan sekadar penghinaan, melainkan penyiksaan mental yang kejam. Emran mengurung Khansa di sebuah kamar yang dipenuhi foto-foto Ariyani, seolah memaksanya hidup dalam bayang-bayang perempuan yang telah tiada. Setiap sudut ruangan menjadi teror yang menghantui batin Khansa.
Di luar rumah, Fathan berdiri gelisah. Perasaannya mengatakan bahwa Khansa sedang berada dalam bahaya. Kecurigaannya ternyata tidak luput dari perhatian Emran. Dengan licik, Emran menyusun rencana. Ia memadamkan lampu rumah, menciptakan suasana mencekam, lalu menakuti Khansa hingga gadis itu menjerit histeris. Teriakan tersebut membuat Fathan tak lagi mampu menahan diri. Ia mendobrak pintu dan menghajar Emran demi menyelamatkan Khansa. Namun semua itu hanyalah jebakan yang telah dirancang rapi. Emran sengaja membiarkan dirinya dipukul sambil merekam kejadian tersebut sebagai bukti penganiayaan. Tak lama kemudian polisi datang dan menyeret Fathan ke penjara. Khansa hanya bisa menangis putus asa, merasa kembali sendirian tanpa pelindung.
Ironisnya, Yuda dan Hutami justru merasa puas ketika menyaksikan rekaman penyiksaan terhadap Khansa. Emran yang belum merasa cukup ingin menghancurkan hidup Khansa lebih dalam lagi. Ia kemudian menghubungi Funny dan merayunya dengan kata-kata manis penuh tipu daya. Tanpa rasa bersalah, ia mengajak Funny bertemu pada malam yang seharusnya menjadi malam pengantinnya sendiri, demi melanjutkan rencana liciknya dan memastikan penderitaan Khansa semakin tak berujung.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499958/original/073689800_1770802463-IMG-20260211-WA0017.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543439/original/026014300_1775025746-IMG-20260401-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269553/original/058526300_1782119715-SCTV_-_Sebening_Cinta_-_KV_Master_-_Landsscape.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6386371/original/058045600_1779261679-IMG-20260520-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8272137/original/067672100_1782123830-nantikan-kisah-terbaru-sinetron-sctv-lautan-cinta-segera-di-sctv-a8a11f.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8407458/original/098080200_1782290614-IMG-20260624-WA0130.jpg)