Bad Bunny Cetak Sejarah di Super Bowl 2026, Gandeng Lady Gaga Bergoyang Salsa

Bad Bunny sukses guncang Super Bowl 2026 bareng Lady Gaga dan Ricky Martin, bahkan panggungnya sampai "diserbu" Pedro Pascal hingga Zendaya!

Diterbitkan 09 Februari 2026, 12:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak berhenti di situ, panggung semakin panas saat ikon legendaris Ricky Martin muncul untuk membawakan "Lo Que Pasó a Hawaii". Kolaborasi lintas generasi ini seolah menegaskan estafet kejayaan musik Latin dari masa ke masa.

Pesan Cinta di Balik Kontroversi dan Kehadiran Bintang Hollywood

Di balik kemeriahan lampu panggung, pertunjukan ini sebenarnya membawa misi perdamaian yang sangat kuat. Menyusul beberapa kritik tajam dari kalangan konservatif mengenai dominasi bahasa Spanyol di ajang nasional AS, Bad Bunny memberikan respons yang sangat elegan.

Mengutip dari laporan Billboard, sebuah kutipan raksasa muncul di layar stadion berbunyi: "The only thing more powerful than hate is love" (Satu-satunya hal yang lebih kuat dari kebencian adalah cinta).

Pesan ini terasa semakin nyata dengan hadirnya deretan selebriti papan atas seperti Pedro Pascal, Jessica Alba, Cardi B, hingga Zendaya yang tampak asyik berbaur di area "La Casita" di atas panggung. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai tamu, melainkan simbol bahwa musik Bad Bunny telah melampaui batas-batas etnis dan menjadi bagian dari budaya pop Amerika yang inklusif.

Penghormatan Emosional untuk Tanah Air Puerto Riko

Sebagai penutup yang dramatis, Bad Bunny memberikan penghormatan khusus bagi tanah kelahirannya. Dilansir dari Variety, momen ketika ia berdiri tinggi di atas replika tiang listrik bukan sekadar aksi panggung, melainkan pengingat akan perjuangan masyarakat Puerto Riko yang sering menghadapi krisis listrik pasca-bencana alam.

Sambil mengibarkan bendera Puerto Riko dengan latar belakang kembang api yang membumbung tinggi, ia membawakan lagu "DtMF" sebagai lagu penutup yang emosional. Pertunjukan ini bukan hanya sekadar halftime show, melainkan monumen sejarah yang akan dikenang sebagai saat di mana dunia benar-benar berhenti sejenak untuk mendengarkan detak jantung budaya Latin.

Dengan segala kemegahan dan pesan yang dibawanya, Bad Bunny telah menetapkan standar baru untuk Halftime Show Super Bowl di masa depan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Intan Safitri, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan