Liputan6.com, Jakarta - Tepat pukul 19.50 WIB. Lagu Indonesia Raya berkumandang di arena konser Dream Theater, Beach City International Stadium, Jakarta, Sabtu (8/2/2026) malam. Suara ribuan orang berkaus serba-hitam menggema, melantunkan bait-bait syair lagu kebangsaan.
Selepas itu, suasana indoor gelap. Riuh penonton semakin bergemuruh. Lampu laser warna-warni terang menyorot rangkaian huruf-huruf bertulis Dream Theater pada tirai yang menuntup panggung. Inilah konser Dream Theater 'An Evening with Dream Theater - 40th Anniversary Tour 2026 persembahan promotor Rajawali Indonesia.
Dari deretan sound system di kanan dan kiri panggung, intro piano "Metropolis Pt.1 The Miracle And The Sleeper" terdengar lirih mengiringi akrobatik lampu laser.
Suara piano semakin jelas, ketika berpadu dengan gitar. Saat ketukan drum masuk dalam barisan nada, tirai panggung jatuh. Dan energi pun meledak.
Penonton berjingkrak, ada yang mengepalkan tangan, ada juga mengangat tiga jari salam metal. Sebuah simbol dengan makna universal dan melambangkan kecintaan pada musik metal.
Mereka bernyanyi mengikuti hentakan keras lagu, melumat setiap kata-kata yang sudah hapal di luar kepala. Lagu ini dikenal dengan kerumitan teknis, tempo sangat progresif dan lirik yang puitis.
Metropolis Pt.1 Dimainkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496610/original/055911500_1770554085-dreammm.jpeg)
"Metropolis Pt.1" menjadi song list di album kedua Dream Theater bertitel Images and Words. Rilis tahun 1992, album ini juga menjadi debut perdana James LaBrie menggantikan Charlie Dominici. Dalam album tersebut, "Metropolis Pt.1" versi rekaman studio berdurasi 9.30 menit dan menjadi album terpanjang kedua setelah "Learning to Live," dengan durasi 11.30 menit.
Pembawaan lagu Metropolis Pt.1 seolah-olah menunjukkan cengkraman eksistensi band beraliran progresif metal ini selama 40 tahun dalam belantika musik cadas.
Vokalis James LaBrie sangat apik membawakan lagu ini. John Petrucci terlihat tenang di kanan panggung, namun jarinya sangat sibuk menari di neck gitar dari awal sampai akhir lagi.
Begitu juga dengan John Myung, jarinya beradu kecepatan memainkan senar-senar bass dengan berbagai teknik untuk mengimbangi ketukan drum Mike Portnoy yang tangannya bolak-balik memukul snare, simbal dipadu hentakan kakinya pada bass drum dan hit-hat. Sedangkan Jordan Rudess, jari-jarinya sangat cepat menekan not-not piano.
Tidak salah jika dibilang lagu ini sangat padat. Inilah harmoni tingkat tinggi yang disuguhkan para virtuoso.
Suguhan selanjutnya adalah rangkaian lagu dari album Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory.
"Inilah bagian terindahnya. Selamat datang di 40th anniversary tour. Lanjut?," kata LaBire kepada para metal head.
"Yeaah,' teriak para penonton.
Dimulai dari "Overture 1928", kemudian "Strange Deja Vu," "Through My Words" hingga "Fatal Tragedy." Dream Theater benar-benar mengobati kerinduan para fans di Tanah Air, setelah konser terakhir mereka yang juga digelar di Ancol tahun 2023.
Tampilkan Kejutan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496611/original/072808200_1770554085-dream_3.jpeg)
Â
Bukan Dream Theater namanya kalau tidak memberikan kejutan. Saat membawakan lagu "Peruvian Skies" dari album Falling into Infinity, terselip intro "Wish You Where Here." Sontak penonton riuh lantaran tidak terduga.
Pun begitu ketika membawakan "As I Am," terselip penggalan melodi lagu "Wherever I May Roam" milik Metallica.
Asik, medley ini seolah menunjukkan sikap respect Dream Theater terhadap karya para seniman dalam bermusik.
Â
Momen Emosional
Bukan hanya musik keras yang tersaji dalam konser kemarin malam. Lagu balada juga dimainkan. Dan iya, "The Spirit Carry On" adalah jawabannya.
Momen emosional bangkit ketika lantunan piano di awal lagu dibarengi dengan nyala flash HP semua penonton. Suasanya konser berubah menjadi intim dan syahdu. Menempatkan lagu ini di puncak tertinggi hati para penonton.
Makna lagu tentang mengatasi rasa takut sebuah kematian, meyakini bahwa jiwa adalah abadi. Syair-syairnya juga menawarkan ketenangan, harapan hingga pesan mendalam bahwa kematian hanya transisi.
"If I die tomorrow i'd be all right because I believe, that after we're gone the spirit carries on." Semua larut dalam suasana.
"Pull Me Under" menjadi puncak pertunjukan Dream Theater. Disambut energik oleh para penonton. Menunjukkan semangat mereka belum padam. Jam menunjukkan pukul 22.45 WIB. Namun, lagu yang direkam tahun 1991 ini menjadi salam perpisahan dan sekaligus sebuah pesan bahwa torehan yang diraih oleh Dream Theater selama ini, bukan instan namun sebuah milestone. (Yacob Biliocta/ Liputan6.com)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496599/original/056986100_1770552494-dream.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496569/original/076082500_1770550647-hhhhh.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1442565/original/050281200_1482324088-Eko-Patro-ke-Dewan-Pers10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496455/original/035018500_1770537144-SnapInsta.to_626949567_17853531045665517_8286612918946786124_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5293031/original/001466700_1753278261-Screenshot_2025-07-23_203207.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495230/original/004191700_1770360712-Sumber_Youtube_Indosiar_2.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5328322/original/084858400_1756206024-WhatsApp_Image_2025-08-26_at_15.50.50__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496677/original/006805000_1770570072-WhatsApp_Image_2026-02-08_at_22.42.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496398/original/040988200_1770530614-063_1094509196__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496293/original/089521400_1770523963-kla_project.jpg)