Lorong Waktu Jilid 2 Bertabur Bintang Peraih Piala Citra, Siap Hiasi Layar Ramadan 2026 SCTV

Selain bertabung bintang peraih Piala Citra, Deddy Mizwar selaku pemain sekaligus produser Lorong Waktu Jilid 2 memastikan benang merah cerita tetap terjaga.

Diterbitkan 30 Januari 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menyambut Ramadan 2026, SCTV menyiapkan deretan program unggulan yang siap menemani pemirsa menjalani ibadah puasa. Salah satunya sinetron Lorong Waktu Jilid 2 yang menjanjikan kualitas cerita lebih matang dan pemain kaliber Piala Citra termasuk sang maestro, Deddy Mizwar.

Deputy Director Programming SCTV, Banardi Rachmad, mengungkap kekagumannya pada komposisi aktor dan aktris yang terlibat dalam produksi kali ini. Ia mengibaratkan jajaran pemain Lorong Waktu Jilid 2 layaknya tim sepak bola impian yang dipenuhi bintang-bintang peraih penghargaan bergengsi.

"Ini luar biasa. Menurut saya kalau klub bola, ini penuh pemain bintang. Yang peraih Piala Citra ada berapa, ada El Manik, Deddy Mizwar, Tika Bravani, Tio Pakusadewo, dan Donny Damara," ujar Banardi Rachmad di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, pada Kamis (29/1/2026).

Selain mengandalkan kekuatan akting para aktor, sinetron ini mempertahankan unsur komedi segar yang menjadi ciri khas selama bertahun-tahun. Banardi Rachmad memberi sedikit bocoran mengenai kembalinya Opie Kumis degan gaya ceplas-ceplosnya.

"Dari segi story juga komplet. Satu lagi yang bakal dar der dor kemunculan Oppie Kumis. Dia kembali muncul dengan khasnya yang ceplas-ceplos. Ini lucu luar biasa," Banardi Rachmad menjanjikan.

Deddy Mizwar selaku pemain sekaligus produser memastikan benang merah cerita tetap terjaga dengan sentuhan lebih segar dan relevan. Pemeran Haji Husin ini menjelaskan, Lorong Waktu Jilid 2 pengembangan cerita dari musim sebelumnya dengan penambahan lapisan konflik yang lebih dinamis.

"Ini masih ada kaitannya dengan tahun lalu, jadi hanya pengembangan dengan tokoh-tokoh baru. Cuma konfliknya jadi bertambah kompleks dengan hadirnya tokoh-tokoh baru," tutur Deddy Mizwar.

Di tengah kompleksitas masalah yang dihadapi berbagai karakter baru, Haji Husin tetap hadir sebagai penyejuk dan tempat bermuara segala persoalan. Deddy Mizwar menggambarkan bagaimana karakter ikonik yang diperankannya itu menyikapi hiruk-pikuk duniawi dengan ketenangan hati dan kepasrahan total kepada Sang Pencipta.

"Ya semua problem bermuara ke Haji Husin. Haji Husin melihatnya lempeng-lempeng saja dunia ini, semua mengalir selama kita berprasangka baik kepada Allah," bintang film Nagabonar menyambung.

Perihal Penokohan

Proses pemilihan pemain sinetron ini ternyata melalui pertimbangan matang demi menjaga kualitas tayangan yang kadung melegenda. Sutradara Lorong Waktu Jilid 2, Tito, menceritakan proses diskusi panjang yang dilakukan bersama tim untuk menciptakan ekosistem cerita solid.

"Pemilihan karakter dari awal selalu diskusi dengan Pak Deddy dan Pak Amir. Di Citra Sinema juga kami ciptakan Citra Sinema Universe. Jadi pemain yang terbaik kami hadirkan kembali," kata Tito.

Pendekatan Cerita Lebih Dewasa

Lebih lanjut, Tito mengungkap, pendekatan cerita kali ini terasa lebih dewasa, termasuk pengemasan sisi romansa antar karakter. Ia menekankan, bumbu asmara yang disajikan tetap memegang teguh norma kesopanan tanpa mengurangi kedalaman emosi yang ingin disampaikan ke penonton.

"Kalau dari cerita kita ada benang merahnya, mengalir saja. Untuk Lorong Waktu sekarang berceritanya lebih dewasa, romance-nya lebih unik. Bisa dibilang rumit karena melibatkan beberapa tokoh. Kita suguhkan adegan romance tidak dengan sentuhan, pelukan, tapi tetap bikin greget," ungkap Tito.

 

Performa SCTV

Dengan persiapan matang dan materi yang solid, SCTV optimistis dapat mempertahankan dominasi mereka sebagai stasiun TV nomor satu selama bulan suci. Banardi Rachmad memaparkan data pencapaian rating yang impresif dalam beberapa tahun terakhir sebagai bukti konsistensi kualitas program SCTV.

"Alhamdulillah performa SCTV selama Ramadan tiga tahun terakhir kita nomor satu. Di sahur kita sudah empat tahun nomor satu," ucap Banardi Rachmad.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan