Sebelum Meninggal, Ibu Thomas Djorghi Sempat Berikan Firasat

Thomas Djorghi mengatakan, sebelum ibunya, Wangi Joda meninggal, ia sempat berbicara lewat telpon. Ia pun seperti memiliki firasat.

Diterbitkan 29 Juni 2013, 15:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Thomas Djorghi mengatakan, sebelum ibunya, Wangi Joda meninggal, ia sempat berbicara lewat telpon. Ia pun seperti memiliki firasat dengan kepergian sang ibu.

"Karena aku belum berkeluarga, jadinya aku punya banyak waktu buat mama. Waktu di Bali mama telpon bilang nggak kuat lagi terus telponnya langsung dimatiin. Telepon lagi, nanya kapan pulang? Dia ingin ketemu, aku pikir harus pulang," ujar Thomas Djorghi di Jatibening, Jakarta Timur, Sabtu (29/6/2013).

Namun, karena masih ada keperluan, Thomas pun menunda kepulangannya. Pemain film Cinta dan Nafsu ini juga mengenang kembali permintaan ibu sebelum wafat.

"Awalnya aku bilang besok saja ketemunya, tapi mama bilang besok nggak bisa, bisanya hari ini. Biasanya kalau kami jalan, dia minta dibelikan pisang. Mama memang suka makan pisang kalau kami lagi jalan. Saat itu dia minta dibeliin bukan buat mama tapi buat kakaknya, padahal mama paling hobi makan pisang," kenang Thomas.

Wangi Joda meninggal dunia karena sakit paru-paru dan jantung di Rumah Sakti Pondok Indah (RSPI), Jakarta, Sabtu (29/6/2013) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB. Jenazah baru akan dimakamkan pada Senin (1/7/2013). (Fei)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Pihak Sarwendah Tanggapi Soal Gugatan Hak Asuh Anak yang Dilayangkan Ruben Onsu

Rizky Aditya Saputra, FeiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan