Raditya Dika Bahas Kesetaraan Finansial Rumah Tangga dan Pensiun Bareng Timothy Ronald, Apa Katanya?

Menikahi Anissa Aziza lalu dikarunai dua anak, Raditya Dika belajar banyak hal termasuk kesetaraan finansial bareng pasangan. Ia menyiapkan dana pensiun.

Diterbitkan 12 Januari 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Raditya Dika belajar kesetaraan finansial dan kompromi dengan istri.
  • Mereka menemukan jalan tengah atasi perbedaan spending, contohnya liburan.
  • Investasi dini penting untuk masa tua dan diversifikasi sumber penghasilan.

Liputan6.com, Jakarta - Menikahi Anissa Aziza lalu dikarunai dua anak, Raditya Dika belajar banyak hal setelah menjabat suami sekaligus ayah. Salah satunya soal kesetaraan finansial bersama pasangan. Ini disampaikan bintang film Kambing Jantan dan Cinta Brontosaurus dalam podcast bareng Timothy Ronald.

Raditya Dika menyebut, aspek finansial menjadi fondasi rumah tangga yang tak kalah penting dari cinta. Ini bukan soal siapa yang paling benar, melainkan kemampuan berkompromi. Ia mengaku punya value finansial berbeda. Raditya Dika lebih berhati-hati membelanjakan uang.

Sementara itu, Anissa Aziza masih memberi ruang untuk spending. Perbedaan tersebut terbentuk dari latar belakang, pengalaman hidup, dan prinsip yang dianut sejak lama. Alih-alih memaksakan kehendak, Raditya Dika dan Anissa Aziza memilih jalan tengah.

Melansir podcast “Bahas Investasi Bareng Raditya Dika” yang mengudara di YouTube sejak 8 Januari 2026, terungkap, jalan tengah yang dimaksuf tidak selalu mendapatkan apa yang diinginkan, tapi sama-sama merasa cukup.

Sebagai contoh, ketika Raditya Dika berencana menghadiri Melbourne Comedy Festival. Setelah menghitung biaya yang mahal, Anissa Aziza justru lebih dulu menawarkan diri untuk tidak ikut demi menjaga anggaran liburan keluarga.

Di sisi lain, Raditya Dika merefleksikan makna perjalanan itu apakah kesenangan pribadi sebanding dengan waktu yang hilang bersama keluarga. Akhirnya, keduanya sepakat tidak jadi berangkat. Dalam podcast yang sama, ia menyorot investasi.

 

Pelan-Pelan Investasi

“Kalau gue enggak invest gue rugi. Jadi pegangannya itu dulu. Berarti gue harus belajar investasi. Dari situ pelan-pelan investasi buat apa. Akhirnya ketemu, untuk bisa mendapatkan kebebasan di masa tua nanti, harus punya dana pensiun,” kata Raditya Dika.

Kesadaran soal finansial sejak dini itu lahir dari rasa takutnya akan masa depan seniman. Pasalnya, menjadi seniman tidak memiliki pendapatan yang tetap. Ini mendorong Raditya Dika belajar keuangan lebih dini.

Coba Kombinasi

Tanpa menyebut detail dana pensiunnya saat ini, Raditya Dika memastikan kelas aset yang dipilih memiliki risiko tinggi. Ia mengaku dana pensiun yang dikumpulkan itu masih terus dipersiapkan hingga saat ini.

Thought process-nya itu seperti apa? Apakah bang Radit penganut John Bogel dengan pure indexing? Atau stock picking sedikit-sedikit, apa sih metodologinya,” Timothy Ronald. “Dari jaman gue muda sampai sekarang suka coba kombinasi sih,” jawabnya.

Meningkatkan Penghasilan

Raditya Dika juga membagikan tips meningkatkan savings rate serta terlepas dari hedonic treadmill atau kebiasaan hedonis yang berulang. Salah satunya, melihat pekerjaan menjadi sumber kekayaan, sementara investasi membantu tujuan keuangan.

“Makanya waktu gue paling banyak meningkatkan penghasilan, biar investment rate gue bisa tinggi. Yang paling utama memperbanyak revenue stream. Jadi gimana caranya uang yang masuk itu dari berbagai macam hal yang bisa gue lakukan,” pungkas Raditya Dika.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Saksikan Sinetron Kisah Nyata Pagi, Kamis 27 Agustus Pukul 08.00 WIB di Indosiar

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan