Cecilia Cheung Mengaku Sudah Siapkan Surat Wasiat dan Rencana Pemakamannya Sendiri

Cecilia Cheung mengungkapkan alasannya menyiapkan surat wasiat dan detail rencana pemakamannya sendiri dengan menggandeng pengacara.

Diterbitkan 21 Desember 2025, 18:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Perempuan berusia 45 tahun itu percaya bahwa anak tidak akan berkembang jika mereka tidak mengalami kegagalan. Karena itu, Cecilia menerima kesalahan anak-anaknya alih-alih memarahi mereka.

Lebih Suka Anak-anaknya Belajar dari Kegagalan

Meskipun melalui metode coba-coba, Cecilia melihat kedua anak sulungnya tumbuh dengan baik. Dalam acara ragam tersebut, ia menyebutkan bahwa sudah 18 tahun ia menjadi seorang ibu dan perjalanannya terasa sangat cepat karena dipenuhi sukacita.

Melihat anak-anaknya terus belajar membuatnya merasa ikut bertumbuh dan menempuh jalan baru. Cecilia mengungkapkan bahwa ia menghargai setiap momen menjadi seorang ibu karena anak-anaknya tumbuh dengan cepat.

"Ketika mereka gagal, saya selalu mengatakan kepada mereka ‘kalian telah membuat keputusan, jadi kalian harus bertanggung jawab atas konsekuensinya’," ujarnya.

Salah satu bagian tersulit dari menjadi orangtua menurutnya adalah terhubung secara batin dengan anak. Katanya, tantangan terbesar dalam dunia orangtua bukan soal materi, melainkan memahami hati anak dan tumbuh bersama mereka.

Dengan parenting yang lebih tenang, anak-anak Cecilia terus berkembang. Kedua putranya yaitu Lucas (18) dan Quintus (15) terlihat berprestasi di sekolah. Mereka juga tumbuh dengan kepribadian yang perhatian dan penyayang.

Masa Kecil Cecilia Cheung

Sementara itu, Cecilia juga merasa khawatir jika kehidupan anak-anaknya terlalu mudah. Hal ini karena menurutnya jika anak-anak unggul dan selalu berhasil, mereka tidak akan belajar apapun. Dengan begitu, Cecilia merasa lebih lega ketika anak-anaknya pulang dan bercerita tentang kegagalan daripada keberhasilan.

Dalam penampilan televisi lainnya, aktris tersebut juga merenungkan masa kecilnya yang sulit. Karena ayahnya sering absen, ia harus memikul tanggung jawab merawat kakek-neneknya sejak usia muda.

Karena lingkungan yang keras dan tantangan yang terus-menerus, ia belajar untuk bereaksi cepat dalam setiap situasi. Alih-alih merasa terbebani oleh kesulitan-kesulitan tersebut, Cecilia Cheung berbagi bahwa ia sangat menghargai dan mengapresiasi periode hidupnya itu, dan menganggapnya sebagai faktor yang membentuk ketahanan dirinya saat ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Dinny MutiahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan