Baskara Putra Borong 5 Piala AMI Awards 2025, Kaget Menang Album Terbaik

Baskara Putra membawa pulang 4 piala untuk Hindia dan 1 untuk Feast di AMI Awards 2025.

Diterbitkan 20 November 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Baskara Putra raih lima piala AMI Awards 2025, termasuk Album Terbaik-Terbaik.
  • Ia bahagia dan tak menyangka, menyebutnya mimpi yang akhirnya terwujud.
  • Kemenangan ini didedikasikan untuk tim dan pendengar setia Hindia serta Feast.

Liputan6.com, Jakarta Baskara Putra, vokalis dari Hindia dan Feast, berhasil membawa lima piala sekaligus dalam acara AMI Awards 2025. Dirinya berhasil mengalahkan musisi ternama dalam beberapa kategori.

Vokalis tersebut mengaku berbahagia bisa menerima piala bergengsi di dunia musik ini. 

''Yang baru untuk saya tahun ini adalah Album Terbaik-Terbaik. Ini sesuatu yang saya impiin dari dulu. Dua kali masuk nominasi, enggak pernah menang di sini. Tahun ini kesampaian,'' ungkap Baskara Putra, Pada Rabu, (19/11/2025) di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Tidak hanya itu, dirinya mengungkapkan bahwa piala yang dirinya raih bukan cuma miliknya, tetapi punya seluruh tim yang terlibat dan juga pendengar Hindia.

Baskara kemudian "mengabsen" piala yang ia raih. ''Hindia empat. Feats dapat satu ya,'' ungkap sang vokalis setelah menerima piala ini.

''Berat secara fisik aja. Cuman happy pastinya. Sekali lagi, ini sesuatu yang saya enggak pernah bayangin bisa kejadian gitu,'' tambahnya.

Album Terbaik-Terbaik

Tidak hanya itu, Baskara mengaku tidak menyangka dapat menang dalam kategori Album Terbaik-Terbaik.

''Ada orang-orang kayak Ronny, kayak Salma, jebolan-jebolan terbaiknya acara-acara dan kegiatan seperti Indonesian Idol gitu. Terus yang menang Doves, kenapa? Cuman ya tetap senang. Terima kasih banyak,'' ungkapnya.

Arti Sosok Fans bagi Baskara

Di balik sosok Baskara Putra pastinya terdapat penggemar yang luar biasa selalu mendukung dirinya. Bagi Baskara, para pendengar Hindia dan Feast seakan memberikan api semangat kepada dirinya untuk terus berjalan ke depan.

''Mereka, yang memberikan makna ke apa yang saya lakukan, apa yang kami lakukan. Kalau bukan karena mereka, kami enggak mungkin ada di sini. Kalau bukan karena mereka, mungkin kami enggak tahu kenapa kami melakukan apa yang kami lakukan,'' ungkapnya.

Punya Rasanya Masing-Masing

Baskara mengaku puas dengan karya-karyanya, baik di Hindia maupun Feast. Karena setiap grup memiliki rasa dan maknanya masing masing.

''Dua-duanya puas, Karena ada hal-hal yang saya ingin lakukan di Feast tidak bisa di Hindia, dan sebaliknya. Buat saya itu dua hal yang berbeda, bahkan tiga hal yang berbeda jika dengan Lomba Sihir juga. Dan ya, semuanya punya jalan dan warnanya masing-masing,'' ungkapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

4 Fakta Thank God It's Festival 2026, Termasuk Dukungan untuk Konservasi Terumbu Karang

Dimas Septyawan, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan