Dea Lestari dan Srikandi Merah Putih Kunjungi Lapas Wanita Tangerang, Disambut Tarian Neng Rona

Dea Lestari sambangi Lapas Wanita Kelas IIA Tangerang, dalam mendukung dan mempromosikan produk-produk UMKM karya warga binaan yang beragam.

Diterbitkan 28 Oktober 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dea Lestari kunjungi Lapas Wanita Tangerang bersama Srikandi Merah Putih.
  • Mendukung UMKM, ketahanan pangan, dan produk karya warga binaan.
  • Kegiatan ini wujud kolaborasi dan dukungan berkelanjutan bagi warga binaan.

Liputan6.com, Jakarta Dikenal lewat film Bukan Cinderella dan Panggilan dari Kubur, Dea Lestari belakangan aktif dalam kegiatan sosial. Salah satunya, dalam Yayasan Srikandi Merah Putih yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

Baru-baru ini, Dea Lestari menyambangi Lapas Wanita Kelas IIA Tangerang, dalam rangka mendukung dan mempromosikan produk-produk UMKM karya warga binaan, ketahanan pangan, hingga tanaman obat.

Kunjungan dipimpin Ketua Yayasan Srikandi Merah Putih, H. Amir. Rombongan disambut meriah warga binaan dengan tarian tradisional Neng Rona, yang merefleksikan kreativitas dan semangat kebudayaan di balik tembok lapas.

Dea Lestari tak mampu menutupi rasa bahagia saat berinteraksi dengan warga binaan dan membeli beberapa produk seperti tas wanita serta kerajinan tangan. Baginya, menyenangkan bisa mendukung sesama perempuan.

 

Senang Bisa Berkontribusi

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Senin (27/10/2025), Dea Lestari menjelaskan, acara diakhiri pameran hasil karya seni warga binaan, dari makanan ringan hingga produk kreatif seperti tas sulam.

“Saya senang sekali bisa berkontribusi di sini. Kehadiran Srikandi Merah Putih menjadi jembatan semangat dan harapan. Semoga warga binaan lebih termotivasi dan punya arah jelas dalam berkarya,” kata bintang sinetron Takdir Cinta Yang Kupilih.

Kolaborasi Lintas Sektor

Dea Lestari bukan satu-satunya figur publik yang berpartisipasi dalam kunjungan ke Lapas Perempuan. Ia tampil bersama selebritas Tanah Air seperti Dame Aming, Metta Permadi, Aurelly, hingga Jacky Kezia.

“Kegiatan ini jadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi pembinaan yang lebih produktif, berdaya saing, dan bermartabat bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan,” tutur Dea Lestari.

 

Memberi Pendampingan

Sementara itu dalam sambutannya, H. Amir menyampaikan, pihaknya berkomitmen dalam memberi pendampingan, pelatihan, dan dukungan fasilitas produksi bagi warga binaan agar karya mereka makin berkualitas dan berdaya saing.

“Kami akan bantu penyediaan fasilitas seperti mesin press dan perlengkapan lainnya agar proses produksi lebih efisien. Insyaallah, dukungan ini akan terus berlanjut agar UMKM binaan Lapas makin berkembang,” Amir memaparkan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Momo Kembali Naik Panggung Usai 10 Tahun Vakum, Terharu & Menahan Tangis

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan