Fanny Ghassani Ungkap Tantangan Bintangi Film Riba, Bahas Pentingnya Kebebasan Finansial

Fanny Ghassani menceritakan salah satu momen tak terlupakan syuting film Riba, yakni saat melakoni adegan kesurupan.

Diterbitkan 19 Oktober 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Fanny Ghassani bintangi film horor "Riba" sebagai istri tertekan masalah ekonomi.
  • Syuting film "Riba" hadapi tantangan longsor dan adegan kesurupan yang berat.
  • Fanny Ghassani tekankan pentingnya kemandirian finansial dalam sebuah pernikahan.

Liputan6.com, Jakarta Aktris Fanny Ghassani kembali menunjukkan totalitasnya di dunia seni peran dengan membintangi film horor terbaru produksi Verona Films berjudul Riba. Tak hanya mendalami karakter yang kompleks, ia juga dihadapkan berbagai tantangan berat selama proses syuting, mulai dari terjebak longsor di lokasi hingga adegan kesurupan yang menguras energi.

Di film yang diangkat dari sebuah utas viral di media sosial X ini, Fanny Ghassani memerankan Rohmah, istri yang menghadapi kemelut ekonomi bersama suaminya, Sugi. Diceritakan sebagai sosok yang tulus mencintai pasangan, kehidupan Rohmah berubah drastis ketika masalah finansial mulai mengimpit rumah tangganya.

"Dalam ceritanya Rohmah mengalami kesulitan ekonomi bersama Sugi. Sebelum menikah, Rohmah sama sekali tidak pernah hidup sulit," kata Fanny Ghassani di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025).

"Kita pasti pernah mengalami kesulitan hidup, dan aku rasa di Riba ini, mungkin nggak semua orang pernah melakukan ini. Tapi kesulitan itu membuat orang harus mengambil keputusan-keputusan yang mungkin kurang pertimbangan pada saat itu," Fanny menjelaskan.

Mendalami peran sebagai seorang istri yang tertekan masalah ekonomi dalam film horor ini, membuat Fanny banyak merenung tentang pentingnya kemandirian finansial dalam sebuah pernikahan. Menurutnya, suami dan istri idealnya bisa saling mendukung secara finansial untuk membangun rumah tangga yang kokoh.

"Menurutku rezeki ada garis tangan Tuhan aja gitu. Jadi kalau misalnya keduanya bisa berusaha bersama-sama ya menurutku kenapa nggak. Karena Aku percaya rumah tangga itu tanggung jawab bersama," urainya.

Kondisi Alam Saat Syuting Film Riba

Fanny melanjutkan bahwa proses syuting sebagian besar dilakukan di daerah pegunungan selama tiga minggu. Kondisi alam yang tidak terprediksi membuatnya dan tim sempat terjebak dalam perjalanan pulang akibat bencana longsor.

"Kalau kesulitan yang pernah kita rasain bareng-bareng adalah karena kita syutingnya juga di pegunungan, terus kita baru selesai jam 3 atau jam 4 pagi, terus di jalanan tuh longsor. Akhirnya kita harus menunggu sampai jam 7 pagi, berharap longsornya sudah bisa diperbaiki sama pemerintah setempat, tapi ternyata nggak juga. Akhirnya kita harus muter lewat jalan lain. Untungnya besoknya libur," kenangnya.

 

Momen Syuting Kesurupan

Selain tantangan dari alam, kesulitan lain datang dari adegan yang menuntut kekuatan fisik dan emosi yang luar biasa. Fanny mengungkap salah satu adegan tersulit yang harus dilalui adalah ketika karakternya mengalami kesurupan.

"Ya biasalah kalau horor pasti pada saat kerasukan, itu sih yang sulit. Ya lebih effort aja, energinya harus lebih banyak gitu menurutku," ujarnya.

Film Riba Tayang Desember 2025

Fanny berharap film Riba dapat diterima dengan baik oleh penonton. Selain Fanny, film arahan sutradara Adhe Dharmastriya ini turut dibintangi Ibrahim Irsyad, Wafda Safian, Jajang C Noer, Emilat Morshedy, dan Kevin Danu. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025.

"Ya mudah-mudahan sekarang 2025 nggak gitu lagi ya cewek-cewek? Cewek-cewek pada kerja nih, luar biasa," ucap Fanny Ghassani.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

7 Rekomendasi Drama China Cerita Terjebak dalam Penyesalan, Konflik Menarik Penuh Intrik

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan