Titi Kamal dan Darius Sinathrya Reuni Usai 20 Tahun Pisah di Film Getih Ireng, Tayang 16 Oktober 2025

Titi Kamal dan Darius Sinathrya dipertemukan kembali dalam film Getih Ireng yang akan tayang pada 16 Oktober 2025.

Diterbitkan 12 Oktober 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film "Getih Ireng" adaptasi thread @JeroPoint, rilis 16 Oktober.
  • Titi Kamal dan Darius Sinathrya reuni setelah 20 tahun di film ini.
  • Film ini bukan hanya horor, tapi tentang integritas keluarga dan obsesi wanita.

Liputan6.com, Jakarta - Hitmaker Studios kembali dengan film terbaru Getih Ireng yang diangkat dari cerita thread terseram karya JeroPoint. Cerita ini dikemas menjadi film yang akan membuat para penonton tegang sekaligus emosional.

Disutradarai Tommy Dewo dan diproduseri Rocky SorayaGetih Ireng menceritakan pasutri bernama Pram dan Rina yang baru nikah lalu menantikan kehadiran buah hati.

Getih Ireng dibintangi Titi Kamal, Darius Sinathrya, hingga Sara Wijayanto. Film ini menandai reuni Titi Kamal dan Darius Sinathrya setelah 20 tahun pisah. Pada 2005, keduanya pernah membintangi sinetron Hantu Jatuh Cinta.

Titi Kamal senang akhirnya bisa adu akting lagi dengan Darius Sinathrya. “Aku senang banget bisa bekerja sama dengan Darius. Dia sangat open untuk kita diskusi supaya menemukan chemistry yang tepat sebagai pasangan suami istri,” kata Titi Kamal.

Bertemu Kembali Setelah 20 Tahun

Dalam konferensi pers yang digelar di Senayan City Jakarta, pekan ini, Darius Sinathrya pun berbagi kesan soal kerja sama dengan pemeran Maura dalam film legendaris Ada Apa Dengan Cinta?.

“Dan setelah (Hantu Jatuh Cinta) itu enggak pernah satu proyek bareng. Ternyata syuting bareng Titi, kerja bareng Titi, semenyenangkan itu. Bisa dilihat, dia selalu membawa suasana menjadi ceria,” Darius Sinathrya membeberkan.

Karakter yang Cocok dengan Pemain

Dalam kesempatan itu, Rocky Soraya menjelaskan alasan menyatukan Titi Kamal dan Darius Sinathrya dalam film Getih Ireng. Nama Titi Kamal dan Darius Sinathrya sudah muncul dalam pikiran saat kali pertama ia membaca naskah Getih Ireng.

“Jadi memang dari awal pilihannya ini tiga. Oke. Titi, Darius, dan Sara,” ujar Rocky Soraya. “Karena menurut saya, cocok banget dengan karakternya. Dan juga men-challenge mereka untuk akting yang bikin mereka luka-luka di set,” lanjutnya.

Kerjasama Pertama

Getih Ireng langkah awal kerja antara JeroPoint dan Hitmaker Studios. Lebih dari sekadar horor, JeroPoint mengungkap, cerita ini memiliki makna lebih dalam. “Getih Ireng bukan sekadar film horor, tapi ini tentang bagaimana sebuah keluarga saling menjaga keutuhannya,” beri tahu JeroPoint.

Film Getih Ireng mengeksplorasi sisi kejam seorang wanita dengan motif serta tujuan yang jelas. “Kalau dendam dan obsesi, perempuan tuh bisa lebih kejam serta menakutkan dari apapun. Jadi jangan menyakiti perempuan,” ucapnya. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Alexa Ciamis Raih Golden Ticket Dangdut Academy 8 dan Standing Ovation Juri

Hosana Solagracia Sifra, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan