Kisah Inspiratif Pesohor Bayu Aji Pangestu Bikin Startup, Dirikan Ekosistem Pembelajaran Terintegrasi

Nama Bayu Aji Pangestu beberapa kali muncul di media daring. Terbaru, alumni IPB, ini membuat perusahaan rintisan atau start-up di bidang pendidikan.

Diperbarui 05 September 2025, 23:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bayu Aji Pangestu mendirikan startup pendidikan bernama Marketing Institute Indonesia.
  • Tujuannya membangun ekosistem pembelajaran terintegrasi dan mencetak talenta siap kerja.
  • Startup ini bervalusi Rp8 miliar dan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan.

Liputan6.com, Jakarta Nama Bayu Aji Pangestu beberapa kali muncul di media daring. Terbaru, alumni Institut Pertanian Bogor (IPB), ini mebuat perusahaan rintisan atau startup di bidang pendidikan disertai tujuan jelas.

Bidang pendidikan dipilih bukan tanpa alasan. Pesohor Bayu Aji Pangestu percaya, pendidikan salah satu senjata ampuh untuk mengubah nasib. Fungsi dasar pendidikan adalah mengubah ketidaktahuan menjadi tahu.

Saat seseorang tahu, perspektif dan sudut panjangnya meluas. Dari sinilah masa depan cerah sejatinya bisa dimulai. Teknologi memungkinkan pendidikan diakses dari berbagai jalur termasuk kelas daring dan interaktif.

“Saya ingin membangun ekosistem pembelajaran terintegrasi, dari kelas online interaktif, sertifikasi kompetensi, jaringan alumni, hingga pusat pelatihan offline di Bogor,” kata Bayu Aji Pangestu.

Saya Dan Tim Optimis

Lewat wawancara tertulis bersama Showbiz Liputan6.com, Jumat (5/9/2025), gagasan Bayu Aji Pangestu membangun perusahaan rintisan dimulai dari fakta dan data soal kebutuhan pendidikan bisnis yang praktis, terjangkau, dan relevan.

“Dengan pendekatan hybrid ini, saya dan tim optimistis bisa memperluas akses pendidikan berkualitas di Indonesia. Kami hadirkan program Mini MBA, Studentpreneur Program, hingga sertifikasi digital yang bisa diakses secara daring maupun luring,” ujarnya.

Mencetak Talenta Baru

“Tujuan saya bersama tim jelas yakni mencetak talenta siap bekerja dan berbisnis dalam waktu singkat, dengan kurikulum berstandar internasional,” beri tahu Bayu Aji Pangestu.

Perusahaan rintisan yang dimaksud Marketing Institute Indonesia yang bisa diakses melalui situs resmi. Perusahaan rintisan di bidang pendidikan teknologi ini mencatat valuasi lebih dari Rp8 miliar.

 

Ribuan Peserta

Pencapaian ini menegaskan bahwa sektor pendidikan teknologi alias edutech di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat dan makin dilirik generasi muda maupun investor.

“Sejak diluncurkan, Marketing Institute Indonesia diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar SMA, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga profesional di perusahaan nasional maupun multinasional,” Bayu Aji Pangestu mengakhiri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Reaksi MARBLES Pertama Kali Dengar Lagu Hompimpa, Ada yang Langsung Ingin Goyang

Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan