Anggunnya Potret Sherina Munaf saat Ikut Upacara Sakral di Bali, Tampil Memukau

Intip potret Sherina Munaf saat ikut upacara sakral di Bali dengan busana adat yang memukau. Penampilannya anggun dan banjir pujian, penasaran?

Diperbarui 23 Juli 2025, 17:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
  • Menyucikan roh agar terbebas dari keterikatan duniawi.
  • Menuntun roh menuju Swargaloka (alam kebahagiaan) atau mencapai moksha.
  • Memberi penghormatan tertinggi kepada leluhur.

Pesona Sherina dalam Busana Adat Bali

Dalam kunjungannya tersebut, Sherina Munaf tampil begitu menawan dalam balutan busana adat Bali yang khas. Ia mengenakan kebaya putih brokat dengan detail renda yang anggun, dipadukan dengan kamen bermotif tradisional bernuansa hijau kebiruan. Warna emas pada selendang dan aksesoris pending emas yang menghiasi dada menambah kesan mewah namun tetap bersahaja. Tatanan rambut sanggul klasik dengan hiasan bunga menyempurnakan penampilannya.

Lokasi pemotretan yang ikonik, yaitu Taman Ujung Karangasem, memperkuat nuansa spiritual dan historis dari penampilannya. Gaya busana yang ia pilih menunjukkan keseimbangan antara nilai estetika, etika berpakaian dalam konteks adat, dan pemahaman akan makna spiritual dari sebuah upacara.

Royal Dinner di Ujung Water Palace, Karangasem, Bali

Sebelum mengikuti upacara Atma Wedana Utama Karya Maligia, lebih dulu Sherina menghadiri jamuan makan malam di Ujung Water Palace.

A Royal Dinner at the historical Ujung Water Palace, Karangasem, Bali.

The complex has a blend of Balinese, Chinese, Indian, and colonial Dutch architecture, tranquil yet richly decorated with tales of Karangasem royalty from the past.

A majestic historical landmark that also serves as a reminder for us to always protect and preserve our country’s ancestral heritage, (so we can see the real thing, not just from old photos!) and enjoy its beauty for many more years to come!

Saat menghadiri acara dinner, Sherina memilih mengenakan kebaya lengan pendek bermotif cerah dengan pola warna-warni yang dinamis, memberikan kesan playful namun tetap sopan. Sentuhan modern ini dipadukan harmonis dengan kamen berwarna abu-abu yang elegan dan dihiasi aksen bordir di bagian depan, menciptakan perpaduan yang seimbang antara tradisi dan gaya kekinian. Sabuk biru satin yang dihiasi bros emas memberikan definisi siluet pinggang dan menambah aksen glamor tanpa berlebihan.

Rambutnya ditata rapi dalam balutan sanggul klasik lengkap dengan hiasan bunga emas, mempertegas penampilannya yang tetap menghargai nilai adat. Perhiasan sederhana berupa anting dan kalung emas kecil menambah kesan feminin dan anggun. Wajahnya yang dihiasi riasan flawless bernuansa soft glam minimalis membuat keseluruhan look tampak segar namun berkarisma.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apa nama upacara adat yang diikuti Sherina Munaf di Bali?

Sherina mengikuti upacara Atma Wedana Utama Karya Maligia, yaitu salah satu ritual sakral dalam tradisi Hindu Bali untuk menyucikan roh leluhur agar mencapai moksha.

2. Apa makna dari busana adat Bali yang dikenakan Sherina?

Busana adat Bali yang dikenakan Sherina mencerminkan rasa hormat terhadap tradisi dan spiritualitas Bali. Kebaya, kamen, serta selendang memiliki simbol kesucian, keanggunan, dan keseimbangan dalam kehidupan.

3. Apa yang membuat gaya Sherina menarik dalam balutan kebaya Bali?

Sherina memadukan unsur klasik dan modern dengan harmonis, baik melalui pemilihan motif, warna, maupun aksesori. Ia tampil anggun namun tetap segar dan kontemporer.

4. Apakah kebaya Bali harus selalu berwarna putih atau brokat?

Tidak selalu. Meski warna putih dan brokat umum digunakan untuk upacara sakral, kini banyak kebaya Bali hadir dengan motif cerah dan desain modern, seperti yang dikenakan Sherina, asalkan tetap sopan dan sesuai konteks acara.

5. Di mana lokasi foto Sherina dalam balutan kebaya tersebut diambil?

Di Taman Ujung Karangasem, Bali, sebuah taman air bersejarah yang menjadi lokasi populer untuk upacara dan foto berlatar budaya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Edelweis Lararenjana, Nisa Mutia SariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan