Eddie Karsito Tampil Apik sebagai Tukang Sate Cak Edi di Film Banyak Anak Banyak Rejeki

Meski lebih dikenal lewat karier jurnalistiknya, Eddie Karsito bukan sosok asing dalam perfilman Indonesia, terbaru, ia kembali berakting dalam film berjudul Banyak Anak Banyak Rejeki. Berikut selengkapnya.

Diperbarui 07 Juli 2025, 15:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pengalaman Hidup yang Jadi Bekal Akting

Untuk mendalami peran sebagai pedagang sate Madura, Eddie mengaku tak perlu melakukan observasi khusus. Sebagai perantau dari Kisaran, Asahan (Sumatera Utara), ia sudah sangat akrab dengan kehidupan rakyat kecil sejak muda.

“Pahitnya hidup di Jakarta aku rasakan. Jadi gelandangan, tidur di emperan toko. Jadi kuli bangunan, kuli panggul di Pasar Induk Kramat Jati. Pernah jadi kenek angkot, supir oplet, jualan bakso, macam-macam,” kenangnya.

Dedikasi dan Penghargaan di Dunia Seni

Jejak panjang Eddie di dunia seni peran pun diakui lewat berbagai penghargaan, di antaranya:

  • Pemeran Pembantu Pria Terpuji FFB 2008 (Maaf, Saya Menghamili Istri Anda)
  • Nominasi Pemeran Pembantu Pria FFI 2006 (FTV Ujang Pantry)
  • Nominasi Pemeran Pembantu Pria FFJ 2007
  • Juara 1 Karya Kolektif FFII SCTV 2003 (Film Disuatu Siang Di Sebuah Perkampungan Kali Mati Karet Bivak)

Ia juga menerima Penghargaan “Anak Bangsa Berkepribadian Pembangunan 2013” dari Kementerian Koperasi dan UKM atas dedikasinya dalam membina komunitas pemulung dan pengelolaan sampah produktif.

Puluhan film dan ratusan sinetron telah ia bintangi, termasuk Mengejar Mas-Mas (2007), serial Rumah Eyang (2008), serta sejumlah episode sinetron O’Seraam.

Tak hanya di dalam negeri, Eddie juga pernah memproduksi film di luar negeri, seperti di Sydney (Australia), Tokyo, Osaka, Yokohama, dan Kyoto (Jepang).

Saat pandemi Covid-19, ia menyutradarai film pendek tentang pergelaran wayang kulit yang ditayangkan dalam International Festival Shadow Theater Indonesia di Meksiko (2021). Film yang diproduksi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini ditayangkan di 33 negara sahabat.

 

 

Dua Profesi, Satu Jiwa Seni

Selain berakting, Eddie tetap aktif di dunia jurnalistik. Baginya, dunia akting dan jurnalistik adalah dua profesi yang saling menguatkan.

“Keaktoran dan kewartawanan adalah profesi tiada henti untuk mengaktualisasi diri, terbuka, universal, humanis, dan rahmatan lil’alamiin. Penuh dengan idealisme, semangat, cita-cita, tujuan, taktik menyesuaikan diri pada ruang dan waktu, situasi dan kondisi, tanpa kepura-puraan,” pungkasnya.

Penulis buku Menjadi Bintang: Kiat Sukses Jadi Artis Panggung, Film dan Televisi ini tak pernah berhenti berkarya dan terus menjadikan kehidupan sebagai panggung untuk aktualisasi nilai-nilai kemanusiaan.

“Banyak Anak Banyak Rejeki” tak hanya jadi ajang pembuktian aktor muda, tapi juga ruang bagi aktor senior seperti Eddie Karsito untuk terus menyala dan menginspirasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan