Lirik Lagu Menangis di Jalan Pulang karya Nadin Amizah, Tentang Kisah Cinta yang Berakhir Hancur pada Perpisahan

Berikut lirik lagu 'Menangis di Jalan Pulang' dari Nadin Amizah, mengisahkan pertengkaran dalam sebuah hubungan yang berakhir hancur pada perpisahan.

Diterbitkan 13 Juni 2025, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Lagu "Menangis di Jalan Pulang" merupakan salah satu lagu dari Nadin Amizah yang dirilis dalam mini album "Kalah Bertaruh" pada tahun 2021.

Lagu ini dikenal lewat liriknya yang penuh emosi dan nuansa puitis, menceritakan kisah pertengkaran dalam sebuah hubungan yang akhirnya membawa pada perpisahan atau kehancuran.

Secara makna, lagu ini menggambarkan kisah sepasang kekasih yang terikat dalam cinta namun juga saling melukai. Terdapat nuansa penyesalan dan keputusasaan yang kuat, sekaligus menjadi cerminan dari hubungan yang telah berada di ujung kehancuran dan tidak bisa lagi dipertahankan.

Lirik Lagu Menangis di Jalan Pulang

[Verse 1]

Lagu dan serapah terdengar di mobilmu

Saling mencekik, mencerna kata makian

Jangan, jangan ucap kata itu lagi

Jangan lupa kita saling mencintai

 

[Chorus]

Dan Senayan menjadi saksi

Bodoh dan sayang, hancur lebur kita terjadi

Kita menangis di perjalanan pulang

Mencari jalan, tak pernah sampai tujuan

Terlanjur hangus, terburai dan berantakan

 

[Outro]

Saling cela, saling luka

Lupa apa arti kata

Cinta

Saling cela, saling luka

Lupa apa arti kata

Cinta

Sudah lelah, sudah muak

Badai kita takkan kunjung

Reda

Sudah lelah, sudah muak

Badai kita takkan kunjung

Reda

Senayan menjadi Saksi, Hancur Lebur Terjadi

Lirik dalam lagu ini menyiratkan ketegangan emosional yang terjadi saat dalam perjalanan pulang, ketika dua sepasang kekasih saling menyakiti dengan kata-kata hingga melupakan cinta yang pernah mengikat mereka.

Ungkapan seperti “saling mencekik, mencerna kata makian” dan “kita menangis di perjalanan pulang” menyoroti luka mendalam serta kelelahan batin yang dirasakan keduanya. 

Sekilas Nadin Amizah

Nadin Amizah adalah seorang penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia yang lahir di Bandung pada 28 Mei 2000. Namanya mulai mencuri perhatian publik setelah berduet dengan Dipha Barus dalam lagu “All Good” pada 2017, lalu semakin dikenal lewat rilisan solo perdananya yang berjudul “Rumpang” di tahun 2018. Ia dikenal karena kemampuannya menulis lirik yang jujur, puitis dan penuh makna, dibalut dengan suara lembut serta gaya bernyanyi yang khas.

Selama perjalanan kariernya, Nadin Amizah telah memperoleh sejumlah penghargaan bergengsi, salah satunya adalah gelar Pendatang Baru Terbaik-Terbaik dari Anugerah Musik Indonesia pada tahun 2019. Hampir seluruh lagu yang ia rilis merupakan hasil tulisannya sendiri, dengan tema yang banyak mengeksplorasi refleksi diri, hubungan personal, dan cerita tentang keluarga.

Sejauh ini Nadin Amizah telah mengeluarkan dua album, Selamat Ulang Tahun (2020) dan Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya (2023), serta beberapa rilisan single dan EP Kalah Bertaruh (2021).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

7 Drama Korea CEO Menyamar yang Bikin Penasaran dari Awal sampai Akhir

Dicky Fadillah, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan