Unggahan Terakhir Najwa Shihab Bersama Suami: Momen Lebaran, Dua Kucing, dan Salam yang Kini Punya Makna Baru

Najwa sempat membagikan potret kebersamaan mereka di Instagram saat Idulfitri. Postingan tersebut kini menjadi unggahan publik terakhir Najwa bersama sang suami.

Diperbarui 21 Mei 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka datang dari keluarga jurnalis ternama, Najwa Shihab. Sang suami tercinta, Ibrahim Sjarief Assegaf, meninggal dunia pada Selasa, 20 Mei 2025, di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Jakarta. Beliau wafat setelah menjalani perawatan intensif. Jenazahnya kemudian disemayamkan di rumah duka di Jakarta Selatan.

Sosok Ibrahim dikenal luas di dunia hukum sebagai Managing Partner Assegaf Hamzah & Partners serta pendiri Hukumonline. Ia juga merupakan senior Najwa saat mereka sama-sama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Pertemuan di kampus itu menjadi awal kisah cinta yang berlanjut ke jenjang pernikahan.

Namun jauh sebelum kabar duka ini datang, Najwa sempat membagikan potret kebersamaan mereka di Instagram saat Idulfitri 2025 lalu. Postingan tersebut kini menjadi unggahan publik terakhir Najwa bersama sang suami. Banyak warganet yang merespons foto itu dengan doa dan ungkapan duka.

Momen Lebaran Penuh Kehangatan: Postingan Terakhir di Instagram

Pada 1 April 2025, Najwa Shihab membagikan sebuah foto keluarga yang menampilkan dirinya bersama anak dan suaminya, Izzat Assegaf dan Ibrahim Sjarief Assegaf. Mereka duduk di ruang tamu bergaya modern, dengan latar rak buku, Izzat dan Ibrahim masing-masing memegang seekor kucing yang terlihat nyaman berada di pangkuan. Keseluruhan suasana dalam foto itu menyiratkan kehangatan, keakraban, dan cinta dalam keluarga kecil tersebut.

Keterangan foto yang ditulis Najwa juga sederhana, namun menyentuh. Ia menulis, "Selamat Lebaran teman2. Salam dari keluarga Assegaf dan Shihab."

Caption ini bukan hanya ucapan biasa, melainkan kini menjadi arsip emosional terakhir yang memperlihatkan kebersamaan Najwa dan almarhum Ibrahim di ruang publik. Hal ini memperkuat dugaan bahwa potret tersebut diambil sebelum wafatnya Ibrahim, dan kini telah menjadi momen Lebaran terakhir mereka bersama.

Publik merespons unggahan itu dengan empati dan kesedihan yang mendalam. Mereka menyampaikan rasa bela sungkawa di kolom komentar Instagram Najwa.

"Mbak Nana, turut berduka cita," tulis pemilik akun Instagram @ira_budiartii

"Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Turut berduka cita ya mba nana atas kepergian suaminya..." tulis @chef_gilang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Foto kedua menampilkan momen kebersamaan Najwa Shihab bersama keluarga besar suaminya, Ibrahim Assegaf. Dalam foto ini, terdapat sekitar 15 anggota keluarga yang terdiri dari berbagai generasi, semuanya mengenakan busana senada bernuansa putih dengan motif pastel. Komposisi visual ini memberikan kesan kebersamaan dan harmoni keluarga yang kuat. Najwa terlihat berdiri di barisan atas sebelah kiri dengan senyum hangat, menyatu dengan keluarga besar. Di tengah duduk sepasang lansia yang diduga merupakan orang tua dari Ibrahim, menjadi pusat gravitasi visual sekaligus simbol matriarki-patriarki keluarga. Keselarasan antara busana dan formasi menunjukkan bahwa ini adalah potret Lebaran yang diabadikan secara khusus. Nilai emosional dari foto ini menjadi semakin dalam setelah berita kepergian Ibrahim mencuat. Jika ini adalah momen Lebaran terakhirnya, maka foto tersebut kini menjadi arsip tak ternilai bagi keluarga Assegaf. Dalam budaya Indonesia, foto keluarga besar saat Idulfitri menjadi tradisi sakral, dan potret ini memperlihatkan bahwa Najwa diterima sepenuhnya dalam keluarga suaminya, bukan hanya sebagai menantu, tetapi sebagai bagian yang menyatu.

Halaman
Show All
Rizka Nur Laily Muallifa, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan