Unggahan Terakhir Najwa Shihab Bersama Suami: Momen Lebaran, Dua Kucing, dan Salam yang Kini Punya Makna Baru

Najwa sempat membagikan potret kebersamaan mereka di Instagram saat Idulfitri. Postingan tersebut kini menjadi unggahan publik terakhir Najwa bersama sang suami.

Diperbarui 21 Mei 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kebersamaan dengan Keluarga Besar Assegaf: Potret Multigenerasi yang Langka

Foto kedua menampilkan momen kebersamaan Najwa Shihab bersama keluarga besar suaminya, Ibrahim Assegaf. Dalam foto ini, terdapat sekitar 15 anggota keluarga yang terdiri dari berbagai generasi, semuanya mengenakan busana senada bernuansa putih dengan motif pastel. Komposisi visual ini memberikan kesan kebersamaan dan harmoni keluarga yang kuat.

Najwa terlihat berdiri di barisan atas sebelah kiri dengan senyum hangat, menyatu dengan keluarga besar. Di tengah duduk sepasang lansia yang diduga merupakan orang tua dari Ibrahim, menjadi pusat gravitasi visual sekaligus simbol matriarki-patriarki keluarga. Keselarasan antara busana dan formasi menunjukkan bahwa ini adalah potret Lebaran yang diabadikan secara khusus.

Nilai emosional dari foto ini menjadi semakin dalam setelah berita kepergian Ibrahim mencuat. Jika ini adalah momen Lebaran terakhirnya, maka foto tersebut kini menjadi arsip tak ternilai bagi keluarga Assegaf. Dalam budaya Indonesia, foto keluarga besar saat Idulfitri menjadi tradisi sakral, dan potret ini memperlihatkan bahwa Najwa diterima sepenuhnya dalam keluarga suaminya, bukan hanya sebagai menantu, tetapi sebagai bagian yang menyatu.

Potret Keluarga Shihab: Simbol Warisan Intelektual dan Religius

Foto ketiga memperlihatkan keluarga besar Najwa Shihab sendiri, yang dikenal sebagai keluarga cendekiawan Muslim di Indonesia. Dalam foto ini, terlihat 21 orang dari tiga generasi mengenakan busana putih dan krem dengan model yang anggun dan seragam. Setting foto yang diambil di dalam rumah dengan latar kaligrafi Arab memberikan kesan religius dan sakral.

Najwa Shihab berdiri di barisan belakang dengan senyum khas, menunjukkan kehangatan dan kebanggaannya sebagai bagian dari keluarga tersebut. Di tengah duduk seorang pria lansia dengan peci hitam dan tongkat adalah Prof. Dr. Quraish Shihab, ayahanda Najwa. Komposisi ini memancarkan nuansa intelektual dan spiritual yang khas dari keluarga Shihab.

Kehadiran figur seperti Prof. Quraish Shihab dalam potret Lebaran ini memperkuat makna budaya dan emosionalnya. Kaligrafi yang menghiasi dinding, pakaian yang harmonis, serta posisi duduk dan berdiri yang mencerminkan hierarki keluarga, menjadikan foto ini bukan hanya dokumentasi momen Lebaran, tetapi juga simbol nilai, ilmu, dan keimanan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kepergian Ibrahim kini memberikan makna baru pada foto ini—sebagai dokumentasi sakral dari dua keluarga besar yang saling terhubung.

Pertanyaan Seputar Topik

Q: Siapa suami Najwa Shihab dan apa profesinya?

A: Suami Najwa Shihab adalah Ibrahim Sjarief Assegaf, seorang pengacara dan Managing Partner di Assegaf Hamzah & Partners, serta pendiri Hukumonline.

Q: Apa penyebab meninggalnya suami Najwa Shihab?

A: Ibrahim wafat setelah menjalani perawatan intensif di RS Pusat Otak Nasional (RS PON), Jakarta. Ia dikabarkan meninggal karena stroke dan pendarahan otak.

Q: Kapan dan di mana Ibrahim Assegaf dimakamkan?

A: Jenazah Ibrahim Sjarief Assegaf akan dimakamkan pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 10.00 WIB di TPU Jeruk Purut, Jakarta.

Q: Apa tanggapan publik atas kepergian suami Najwa Shihab?

A: Banyak tokoh publik dan warganet menyampaikan duka dan simpati mendalam. Unggahan terakhir Najwa Shihab menjadi ruang kolektif untuk menyampaikan belasungkawa.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Rizka Nur Laily Muallifa, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan