6 Fakta Eza Gionino Bintangi Sinetron Cinta di Ujung Sajadah: Hadapi 3 Tantangan, Memberi Warna Baru

Alur cerita sinetron SCTV Cinta di Ujung Sajadah makin bikin gemas. Salah satu faktor pemicunya, kehadiran tokoh baru Adi, yang dimainkan Eza Gionino.

Diterbitkan 25 April 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Alur cerita Cinta di Ujung Sajadah makin bikin gemas. Salah satu faktor pemicunya, yakni kehadiran karakter baru Adi, yang dimainkan dengan apik oleh Eza Gionino. Adi diaki memberi warna baru dalam konflik Rindu dan Fauzan.

Seperti diketahui, dalam sinetron SCTV ini, Cut Syifa memerankan Rindu sementara tokoh Fauzan dipercayakan pada Zikri Daulay. Adi yang hadir di tengah jalan seolah terjebak dalam konflik rumah tangga Fauzan dan Rindu.

“Gue masuk di antara kehidupan Fauzan dan Rindu. Di sini gue enggak tahu apa-apa ibaratnya, sementara gue seorang ustaz di pesantren. Mereka ada konflik keluarga, tapi ributnya di pesantren,” kata Eza Gionino.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 fakta Eza Gionino membintangi sinetron Cinta di Ujung Sajadah yang menyapa pemirsa setiap hari jam 20.05 WIB. Sinetron ini diadaptasi dari buku karya Asma Nadia.

 

1. Adi dan Warna Baru

Belum lama tampil di Cinta di Ujung Sajadah, Eza Gionino disambut pujian. Salah satnya dari Zikri Daulay yang menilai Adi memberi warna baru dalam romantika hubungan Rindu dan Fauzan. Konflik pun makin gereget.

“(Adi) ngasih warna baru juga dari konfliknya, jadi lebih banyak dan berwarna. Tidak melulu sama Rindu, itu-itu saja. Terus, jadi saya enggak capai scene-nya. Eza banyak,” kata Zikri Daulay kami lansir dari konten wawancara di kanal YouTube SCTV, bulan ini.

 

2. Belajar Hingga Observasi

Cinta di Ujung Sajadah kali pertama mengudara di SCTV pada 26 Februari 2025. Di tengah jalan, Eza Gionino masuk sebagai Adi. Ini bukan tanpa tantangan. Sebagai pendatang baru di dunia Rindu, ia mesti sadar posisi dan paham akar permasalahan.

“Tantangannya adalah gue masuk di tengah (cerita). Gue harus belajar dan observasi juga tentang cerita ini. Selain lepas dari karakter yang gue perankan, gue harus belajar juga. Gue harus mengerti ternyata oke, alur ceritanya seperti ini,” ujar Eza Gionino.

 

3. Jangan Sampai Kebanting Cut Syifa dan Zikri Daulay

Tantangan berikutnya bagi Eza Gionino, jangan sampai performanya kebanting dengan Cut Syifa dan Zikri Daulay yang meletakkan fondasi karakter- Rindu-Fauzan sejak awal. Dengan kata lain, Eza Gionino harus bisa mengimbangi akting keduanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“(Tantangan kedua) terus bagaimana caranya gue harus bisa menmgimbangi semua yang ada di sini, semua karakter. Termasuk salah satunya, Fauzan. Pasti ada pro dan kontra. Itu sudah pasti,” aktor sinetron Cinta Setelah Cinta menyambung.  

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan