Di Balik Wajah Seram Iblis yang Berhasil Hancurkan Keluarga Qodrat, Ternyata Ada Teuku Rifnu Wikana sebagai Assu’ala

Kini Qodrat 2 berhasil tembus 1 Juta Penonton dan menerima komentar positif dari berbagai kalangan.

Diterbitkan 12 April 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Film Qodrat 2 yang telah tayang di bioskop sejak Lebaran kemarin, kini telah memberikan jawaban atas siapa yang menjadi pemeran Assu’ala. Sosok iblis yang divisualisasikan sebagai wujud anjing ganas, pemeran tersebut rela persiapan selama 10 jam untuk make up dan terutama pada penggunaan kostum. 

Karakter yang kembali hadir di Qodrat 2 dengan bentuk baru yang jauh lebih nyata dan menyeramkan ini ternyata diperankan oleh Teuku Rifnu Wikana. Dalam film pertamanya, sosok Assu’ala digambarkan sebagai entitas kegelapan yang merasuki tubuh anak Ustadz Qodrat (Vino G. Bastian) dan menghancurkan kehidupannya. 

Pada kali ini, Assu’ala menjelma sebagai makhluk iblis bertanduk yang diperankan langsung oleh sang aktor. “Sosok tersebut kami hadirkan nyata di layar,lengkap dengan prostetik khusus, riasan rumit, dan intensitas akting yang kuat,” ungkap sang Sutradara, Charles Gozali. 

Pilihan pemeran Assu’ala jatuh kepada Teuku Rifnu Wikana, aktor senior dengan jam terbang tinggi dan kemampuan transformasi karakter yang telah diakui luas.

Transformasi Assu’ala menjadi sosok iblis fisik yang dimainkan aktor manusia ini menjadi salah satu gebrakan besar dalam Qodrat 2. Dengan perwujudan fisik Assu’ala yang diperankan secara total oleh Teuku Rifnu, intensitas pertarungan antara baik dan jahat di film ini menjadi semakin sengit.

Perkenalkan Istri Qodrat

Tak hanya Assu’ala saja yang diperkenalkan dalam Qodrat 2, tetapi Azizah (Acha Septriasa) istri dari Qodrat juga dimunculkan dalam film ini dan menjadikannya lebih lengkap.

Pada film Qodrat kali ini, akan lebih fokus terhadap upaya keimanannya Azizah yang begitu kuat diganggu oleh Assu’ala. “Berbeda dengan moral value pada Qodrat pertama, yang berserah diri pada Tuhan. Pada Qodrat 2 ini akan hadirkan moral value tobat yang kami lekatkan pada Azizah dengan karakter ujian keimanannya pada orang biasa,” ujar Asaf Antariksa penulis dari film Qodrat 2 pada saat Press Conference di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/25).

Ujian keimanan yang dialami antara Qodrat dan Azizah sendiri pun berbeda. Asaf Antariksa menambahkan, bahwa kalau Qodrat mampu meraih keimanannya melalui peristiwa yang tidak biasa, yaitu mati suri. Sementara. Azizah mencoba meraih dan membantu kembali keimanannya dengan cara-cara biasa yang dilakukan oleh orang awam, yaitu solat taubat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Film yang telah tayang tersebut, resmi menembus angka 1 juta penonton, membuktikan antusiasme luar biasa dari publik terhadap kelanjutan kisah sang ustadz ruqyah legendaris. Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi Qodrat 2 sebagai salah satu film horor lokal paling dinanti tahun ini.  Penonton ramai membahas pengalaman menonton yang tak terlupakan dari film besutan sutradara Charles Gozali tersebut. Kehadiran elemen spiritual dan konflik emosional yang kuat serta aksi yang menegangkan inilah yang membuat film ini begitu berkesan di mata para penonton.  Dengan kekuatan cerita, visual yang mencekam, dan pesan religius yang menyentuh, Qodrat 2 membuktikan bahwa film horor bisa sekaligus menjadi ruang refleksi spiritual dan hiburan yang bermakna. 

Halaman
Show All
Rahmadina Sundari, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan