Review Film A Working Man: Jason Statham Bukan Sembarang Kuli, Tancap Gas Lawan Mafia Rusia!

Tidak dimaksudkan sebagai film Lebaran, kehadiran A Working Man di bioskop dengan bintang Jason Statham jadi salah satu teman pilihan untuk libur panjang.

Diterbitkan 26 Maret 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setelah Jenny Hilang

Nah, Levon dalam dunia A Working Man yang kecil unjuk gigi setelah Jenny amblas. Sebagai informasi, keluarga Jenny paham betul Levon lagi ngirit setengah mati. Itu sebabnya, keluarga Jenny kerap menyumbang bekal makanan untuk Levon.

Yang membuat A Working Man mudah dicintai dan terkoneksi dengan audiens menurut kami bukan soal Jason Statham jadi jagoan (lagi). Come on, sebelum A Working Man pun, Jason Statham kerap jadi jagoan dan akan selalu jadi jagoan, kan?

 

Kebaikan Kecil dan Empati

A Working Man terkoneksi ke penonton lewat akar konflik berbasis kebaikan kecil dan empati. Kebaikan demi kebaikan kecil yang diterima tokoh utama hampir tiap hari membuatnya bergerak cepat saat zona nyamannya diusik.

Puncaknya, dialog Dimi mempertanyakan mengapa Levon berupaya keras menyelamatkan Jenny padahal bukan anak kandungnya. “Kamu punya anak perempuan?” tanya Levon. “Tidak,” jawab Dimi ringkas. “Maka kamu tak akan tahu rasanya,” sahutnya.

 

Momen Simpel 2 Pria Matang

Momen simpel antarpria inilah yang menjadi core, alasan, juga motivasi yang menggerakkan seluruh cerita. Karena berbasis empati, maka A Working Man bergerak dari skala mikro, makro, lalu kembali ke awal dalam suasana lebih hangat plus bahagia.

Jason Statham mengeksekusi peran Levon dengan ciamik. Yang bikin A Working Man makin terasa manusiawi, karena tokoh utama tak dibiarkan sendiri. Ada sistem pendukung kecil dan tak sempurna yang memungkinkannya berkembang.

Untuk tema seperti ini, Sylvester Stallone yang dibesarkan oleh Rambo, Rocky, Creed dan setumpuk film aksi lain tahu betul bagaimana menumbuhkan tokoh Levon, menggarisbawahi sudut pandang, dan mengembangkan konflik. 

Pertalian Antartokoh

Jujur saja, bagi kami The Beekeeper lebih seru ketimbang A Working Man. Namun, pertalian antartokoh dalam A Working Man lebih solid dan hangat hingga babak akhir tanpa mengabaikan unsur jokes agar tak membosankan.

Plus, tema yang diusung A Working Man relevan untuk negara manapun. Pelacuran, perdagangan manusia, hingga uhuk, polisi yang lebih takut kepada mafia ketimbang Tuhan. Lebih rela mengamankan posisi ketimbang mengayomi warga.

Kedekatan tema dan tentu saja performa Jason Statham adalah daya tarik A Working Man. Berkaca pada pengalaman, saat bad mood, menonton aksi Jason Statham sejauh ini bisa memperbaiki 50 persen suasana hati. Pulang-pulang, happy!

 

 

Pemain: Jason Statham, Michael Pena, Noemi Gonzalez, Arianna Rivas, Maximilian Osinski, David Harbour, Isla Gie

Produser: David Ayer, Jason Statham, Sylvester Stallone

Sutradara: David Ayer

Penulis: Sylvester Stallone, David Ayer

Produksi: Amazon MGM Studios, Black Bear Pictures

Durasi: 116 menit

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan