Mudik dengan Sepeda Motor Jadi Tradisi Lebaran, Ini Daftar Kesalahan Fatal yang Jangan Sampai Lakukan

Mudik dengan sepeda motor sudah jadi tradisi Lebaran. Namun, hal ini sebenarnya tak disarankan, karena risiko kecelakaan yang besar.

Diterbitkan 17 Maret 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Mudik Lebaran 2025 semakin dekat. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pulang kampung merupakan tradisi Lebaran yang tak tergantikan. Banyak yang memilih sepeda motor sebagai kendaraan mudik karena dianggap praktis dan efisien.

Namun, mudik dengan sepeda motor juga sebenarnya tak disarankan, karena risiko kecelakaan yang besar. 

"Jadi sepeda motor ini ya, karena korban kecelakaan lalu lintas 70 persen dari sepeda motor, meninggal dunia kebanyakan dari sepeda motor. Di tahun ini mari kita hindari penggunaan mudik sepeda motor," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, kepada wartawan, Rabu (12/3/2025), seperti dilansir dari kanal Ramadan Liputan6.com.

Latif menghimbau agar masyarakat mengurungkan niatnya bepergian dengan kendaraan roda dua dan beralih ke moda transportasi umum yang telah disediakan baik dari Pemprov maupun dari Pemerintah mengingat angka kecelakaan sebabkan korban jiwa yang cukup tinggi.

Namun seperti tahun-tahun yang lalu, tentu saja masih akan ada pemudik yang menggunakan moda transportasi ini. Bila masyarakat tetap memilih moda kendaraan roda dua untuk mudik, Latif meminta agar mencari jalur yang aman dan melewati banyak pemukiman.

"Disarankan, kalau mau mudik sepeda motor khususnya menggunakan siang hari," tuturnya.

Kesalahan Fatal Saat Mudik dengan Motor

Salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan adalah mengabaikan kondisi fisik pengendara. Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan membutuhkan stamina prima. Istirahat cukup, pola makan sehat, dan menghindari begadang sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit. Jangan memaksakan diri jika merasa kurang sehat, istirahatlah dan pastikan kondisi tubuh prima sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain kondisi fisik, kondisi sepeda motor juga tak kalah penting. Lakukan pengecekan menyeluruh sebelum berangkat, mulai dari rem, ban, lampu, hingga mesin. Pastikan semua komponen berfungsi dengan baik untuk menghindari masalah di tengah perjalanan. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan darurat seperti ban serep, peralatan perbaikan sederhana, dan perlengkapan lainnya.

Perencanaan rute perjalanan juga sangat penting. Pilih jalur yang aman dan hindari jalur yang rawan kecelakaan. Manfaatkan aplikasi navigasi untuk membantu merencanakan rute terbaik dan memperkirakan waktu tempuh. Jangan lupa untuk memperhatikan kondisi cuaca dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perubahan cuaca yang tiba-tiba.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Berikut beberapa kesalahan fatal lainnya yang harus dihindari: Tidak menggunakan helm SNI Tidak membawa perlengkapan keselamatan seperti jaket pelindung dan sarung tangan Mengabaikan rambu lalu lintas Mengemudi dalam kondisi mengantuk atau lelah Mengemudi dengan kecepatan tinggi Tidak membawa cukup uang tunai dan dokumen penting Tidak membawa perlengkapan darurat Tidak memberitahu orang lain tentang rencana perjalanan Tidak melakukan perawatan rutin pada sepeda motor Membawa beban berlebih

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan