Fokus Atasi Dampak VOC, Begini Inovasi Patrick Samuel hingga Dipercaya Perusahaan Global

Patrick Samuel, seorang insinyur teknik kimia kelahiran Indonesia yang kini berkarier di Prancis, sejak lama berambisi menjadikan industri lebih efisien, inovatif, dan ramah lingkungan.

Diperbarui 25 Februari 2025, 00:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Salah satu pencapaian terbesar saya adalah memutus total ketergantungan pada satu bahan baku dalam proses produksi,” ungkap Samuel. “Tantangan ini jelas tak mudah: kami harus merancang teknik produksi baru, melakukan serangkaian eksperimen, dan membangun pilot project untuk membuktikan keandalan proses sebelum berinvestasi dalam skala penuh.”

Hasil inovasi ini memberikan dampak besar, tidak hanya dalam efisiensi biaya produksi tetapi juga menekan polusi VOC hingga nol. Keberhasilannya ini turut memberikan kontribusi positif bagi kualitas udara dan atmosfer di Normandy, Prancis.

Kehormatan Tersendiri

Atas keahlian dan pencapaiannya, Samuel dipercaya oleh sebuah perusahaan multinasional di Prancis untuk memimpin tim lintas departemen, mulai dari Quality, Maintenance, Produksi, hingga Engineering—tim yang jika digabungkan memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun.

Bagi Samuel, kepercayaan ini merupakan kehormatan tersendiri. Sebagai profesional muda asal Indonesia, ia merasa bangga dapat memimpin proyek berskala besar di kancah internasional.

“Saya yakin betul pada kekuatan kerja sama tim,” tegasnya. “Tidak ada pencapaian besar yang dicapai seorang diri. Kesuksesan lahir saat tim memiliki visi yang sama dan mampu bersinergi secara optimal.”

Di luar dunia industri, Samuel memiliki hobi DIY (Do-It-Yourself) dan renovasi rumah. Ia juga percaya bahwa keberlanjutan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak yang dapat diatasi dengan pendekatan teknologi yang tepat.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan