Andovi Da Lopez Ungkap Kekhawatiran soal Arti Sukses di Mata Gen Z dalam Acara Your True Colours Shine: Leadership Series

Andovi Da Lopez membahas seputar Gen Z di hadapan puluhan mahasiswa saat menjadi pembicara dalam acara Let Your True Colours Shine: Leadership Series bersama Mowilex di Museum MACAN, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (13/2/2025).

Diperbarui 15 Februari 2025, 14:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan pesat internet dan media sosial telah mengubah cara Gen Z memandang kesuksesan. Bagi banyak dari mereka, keberhasilan sering kali hanya diukur dari apa yang tampak di permukaan.

YouTuber Andovi Da Lopez menyoroti fenomena ini. Menurutnya, banyak anak muda saat ini menganggap apa yang mereka lihat di media sosial sebagai tolok ukur keberhasilan tanpa memahami perjuangan di baliknya.

"Sejujurnya, saya berpikir karena apa yang kalian lihat di internet, anak-anak muda saat ini berpikir bahwa kesuksesan itu seperti, ‘Oh, semua orang (yang tampak di medsos) itu sukses ya’," ujar Andovi di hadapan puluhan mahasiswa saat menjadi pembicara dalam acara Let Your True Colours Shine: Leadership Series bersama Mowilex di Museum MACAN, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (13/2/2025).

Andovi, yang kini berusia 31 tahun, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju kesuksesan tidaklah instan. Sebelum dikenal sebagai YouTuber, ia harus melalui perjuangan panjang.

"Mungkin banyak orang tidak tahu kalau saya butuh waktu lima tahun untuk bisa menghasilkan uang dari YouTube," kata adik dari Jovial Da Lopez ini.

Selain itu, ia juga melihat bahwa banyak anak muda mendefinisikan kesuksesan seorang kreator konten hanya dari jumlah pengikut dan eksistensinya di media sosial.

 

Kekhawatiran akan Ketergantungan pada Media Sosial

Andovi juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ketergantungan Gen Z pada internet dan ponsel. Menurutnya, media sosial bukanlah segalanya, sehingga penggunaannya harus bijak.

"Hidup kita saat ini tergantung pada bagaimana kita menggunakan media sosial. Anda harus mengatur diri sendiri dalam penggunaannya," katanya.

Ia menekankan bahwa media sosial hanyalah alat, sehingga perlu digunakan dengan bijaksana. "Anda harus menerapkan sistem untuk mengingatkan diri sendiri bahwa ini, ponsel Anda, bukanlah segalanya," tambahnya.

 

Diskusi Inspiratif dalam Let Your True Colours Shine: Leadership Series

Acara yang bertujuan mengangkat tema ketangguhan dan kreativitas ini juga menghadirkan Annabelle Williams, atlet Paralimpiade peraih medali emas. Dalam sesi diskusinya, Annabelle berbagi tentang bagaimana ia mengubah keterbatasan menjadi kekuatan.

"Setiap hambatan bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk tumbuh, tergantung dari sudut pandang yang kita pilih," ungkap Annabelle.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ia menambahkan bahwa dengan memahami akar dari tantangan, membangun pola pikir yang lebih kuat, serta berani menghadapi ketidakpastian, setiap orang bisa melangkah lebih jauh dari yang mereka bayangkan.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan