6 Fakta Film Pabrik Gula Dibintangi Erika Carlina: Gunakan Ladang Tebu 4 Hektar Hingga Format IMAX

Pabrik Gula karya sineas Awi Suryadi akan tayang dalam format IMAX pada libur Lebaran 2025. Naskah film ini digarap Lele Leila dari cerita kreator Simpleman.

Diperbarui 30 Januari 2025, 16:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Pabrik Gula Aktif dan Nonaktif

Sejak menerima naskah, Awi Suryadi sadar butuh pabrik gula sebagai bagian cerita. Mulanya, ia berpikir tinggal cari pabrik gula yang tidak aktif lalu didesain ulang sesuai kebutuhan. Ternyata tak sesimpel itu. Awi Suryadi butuh tiga hal. Pertama, pabrik gula yang masih aktif.

“Masalahnya, jadwal kerja pabrik gula yang masih aktif tidak bisa diganggu gugat. Maka kami butuh yang kedua, pabrik gula yang sudah tidak aktif untuk syuting adegan-adegan tertentu. Ketiga, kami butuh detail adegan kinerja buruh di pabrik gula,” urai Awi Suryadi.

4. Cirebon dan Klaten, Jawa Tengah

Setelah meriset bersama tim, Awi Suryadi memilih dua pabrik gula. Pertama, di Cirebon, Jawa Barat, untuk syuting 8 sampai 9 hari. Setelahnya, pabrik gula nonaktif di Klaten, Jawa Tengah, untuk syuting sekitar 3 minggu. Ini bukan tanpa pertimbangan mendetail.

“Begini, pabrik gula aktif itu desainnya sudah rapi dan modern. Sementara dalam naskah butuh yang klasik. Yang klasik itu kami dapat di Klaten. Selain itu kami butuh 4 sampai 5 loji untuk syuting tempat menginap para buruh pabrik gula,” Awi Suryadi menyambung.

 

5. Butuh 4 Hektar Ladang Tebu

Tak main-main, demi Pabrik Gula, Awi Suryadi dan tim meneken 4 hektar ladang tebu dari pihak petani. Biasanya petani menjual hasil ladang tebu ke pihak pabrik gula yang kemudian memanen lalu mengolahnya.

“Petani menjual hasil ladang tebu 4 hektar kepada tim produksi film untuk menciptakan universe para buruh. Ini untuk menjelaskan detail pengerjaan dari bahan baku, dipotong, diangkut dengan 10 truk, lalu dibawa ke pabrik dan seterusnya,” akunya.

 

6. Pantau Erika Carlina Sejak Sosok Ketiga

Salah satu bintang utama Pabrik Gula yakni Erika Carlina sebagai Naning. Rupanya, Awi Suryadi mengikuti rekam jejak Erika Carlina sejak main serial hingga membintangi film horor Sosok Ketiga. Saat audisi, Awi Suryadi melihat kemampuannya berkembang.

“Namun tidak saya jadikan satu-satunya opsi pemeran Naning. Kala itu, casting director yakin Erika Carlina pas. Ahirnya, kami memilihnya. Tak disangka profesionalismenya, kemampuannya mendalami karakter, dan totalitasnya melampaui ekspektasi saya,” tutur Awi Suryadi

Karakter Naning menyangga beban berat dan Erika bisa mengeksekusinya dengan brilian. Demikian juga Arban Yasiz yang tak perlu diberi banyak arahan bisa menyatu dengan karakter.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan