Green Day Sindir Elon Musk, Ganti Lirik American Idiot saat Konser di Afrika Selatan

Sewaktu membawakan lagu "American Idiot", Billie Joe Armstrong vokalis Green Day, mengganti lirik dengan makna sindiran terhadap Elon Musk.

Diterbitkan 24 Januari 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Elon Musk melakukan gerakan tersebut tiga kali, termasuk sekali dengan membelakangi kerumunan. Tindakannya menuai kritik tajam, terutama mengingat dukungannya terhadap partai politik sayap kanan di Jerman, di mana bintang utamanya telah dua kali dihukum karena menggunakan slogan Nazi dalam acara politik.

Dalam pidatonya, Elon Musk mengatakan kepada kerumunan di sekitarnya, "Saya ingin memberikan hati saya kepada Anda." Ia berbicara sambil menyentuh dadanya dan melakukan gerakan tangan lurus dengan telapak tangan menghadap ke bawah.

Meskipun begitu, terdapat perbedaan kecil dalam gerakannya, dibandingkan dengan salam terkenal yang dipopulerkan oleh Benito Mussolini dan kemudian diadopsi oleh Partai Nazi Hitler dengan banyak kesamaan mencolok.

Komentar Pihak Lain

Lembaga Anti-Penistaan (Anti-Defamation League), yang pernah diancam gugatan oleh Musk pada tahun 2023, merilis pernyataan mengenai kontroversi ini.

"Ini adalah momen yang sensitif. Ini adalah hari baru tetapi banyak orang masih tegang. Politik kita sangat memanas dan media sosial hanya menambah kecemasan," mereka menyampaikan melalui media sosial.

"Kami percaya bahwa @elonmusk membuat gerakan canggung dalam semangat antusiasme, bukan salam Nazi. Namun kami menghargai bahwa banyak orang merasa tegang," sambung mereka.

Claire Aubin, seorang sejarawan tentang Nazisme di Amerika Serikat, menyatakan (melalui Associated Press), "Menurut pendapat profesional saya, Anda seharusnya percaya pada apa yang Anda lihat."

Pernyataannya merujuk pada gerakan Elon Musk yang dianggap sebagai salam Nazi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan