6 Fakta Fedi Nuril Bintangi 1 Imam 2 Makmum Bareng Amanda Manopo, Bongkar Gaya PDKT Jelang Syuting

Fedi Nuril membuka 2025 dengan film baru, yakni 1 Imam 2 Makmum. Diproduksi BASE Entertainment, film ini tayang di bioskop mulai 16 Januari 2025.

Diterbitkan 16 Desember 2024, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Ternyata, produser sepaham dengan sutradara. Berarti gue harus cari cara agar masuk akal adegannya. Buat aktor kalau itu enggak make sense aktingnya jadi kurang natural,” beri tahu Fedi Nuril. Beruntung, akhirnya didapat solusi terbaik yang membuat hasilnya jadi apik.

4. PDKT dengan Amanda Manopo

Salah satu tantangan jelang syuting yakni pendalaman karakter sebagai pasutri padahal jarak usia Fedi Nuril dan Amanda Manopo lumayan jauh. Fedi Nuril 42 tahun sementara bintang sinetron Ikatan Cinta baru 25 tahun. Walhasil, jelang syuting Fedi Nuril melakukan PDKT.

“Umur kami lumayan jauh. (Saya tanya ke Amanda) kalau aku jomlo dan kamu jomlo, terus aku mencoba mendekatimu, kamu masih akan terbuka atau tidak? Dia bilang: Aku sih enggak masalah,” kenangnya. Jawaban Amanda Manopo melegakan hati Fedi Nuril.

 

5. Fedi Nuril Teringat Jarak Usia Orang Tuanya

Setelah Amanda Manopo membuka diri, chemistry terjalin dengan sendirinya. “Bagus, di saat dia punya pola pikir begitu, kami memainkan chemistry romance-nya lebih nyaman karena tidak ada penolakan dari dia, enggak risi, dan enggak ada jarak,” ia membeberkan.

Fedi Nuril lantas terkenang pada jarak usia ayah ibunya. “Papa mamaku jarak usianya 22 tahun. Buat saya, konsep hubungan semacam ini enggak asing, tapi enggak tahu buat Amanda kan? Makanya di awal saya tanya dia soal jarak usia,” imbuh Fedi Nuril.

 

6. Kompleks, Inspiratif, Memuaskan

Showbiz Liputan6.com minta Fedi Nuril memilih 3 kata yang pas untuk menggambarkan 1 Imam 2 Makmum. Di luar dugaan, ia memilih kata kompleks. “Kalau (kisah rumah tangga yang saya bintangi) enggak kompleks, enggak tayang di bioskop ha ha ha,” candanya.

Kedua, inspiratif. Ini soal laki-laki ditinggal mati istri, melakukan penerimaan diri, mencoba berdamai dengan kehilangan, lalu melanjutkan hidup. “Terakhir, memuaskan,” Fedi Nuril mengakhiri. Apa yang memuaskan? Fedi Nuril mempersilakan Anda menonton di bioskop.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan