Perjalanan Hidup Jay-Z Suami Beyonce, Pernah Jadi Bandar Narkoba tapi Kini Punya Kerajaan Bisnis Menggurita

Jay Z belakangan jadi sorotan karena namanya muncul dalam dokumen gugatan atas kasus dugaan pemerkosaan yang juga menyeret Diddy.

Diterbitkan 09 Desember 2024, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Jay-Z kini tengah menjadi sorotan setelah namanya muncul dalam dokumen gugatan yang diajukan pengadilan. Apalagi kasusnya adalah kekerasan seksual, di mana ia dituduh memerkosa seorang perempuan pada 24 tahun lalu bersama Diddy, saat penggugat masih berusia 13 tahun. 

Ia memang telah membantah keras, tapi publik terlanjut heboh. Apalagi kasus ini menyebut nama dua orang berpengaruh dalam industri musik. Ya, Jay-Z memang bukan sekadar suami Beyonce. Ia adalah rapper, produser, dan pebisnis andal yang membuatnya menjadi salah satu seleb terkaya di dunia. 

Namun, ia tak memulai semuanya dengan mudah. 

Dilansir dari E! News pada Senin (9/12/20) Jay-Z lahir di Brooklyn, New York, pada 4 Desember 1969 dengan nama Shawn Corey Carter. Ia besar di lingkungan Bedford-Stuyvesant, di proyek perumahan Marcy yang dikenal punya kehidupan yang keras. 

"Itu sungguh situasi yang intens dan membuat stres," tuturnya dalam sebuah interviu di program Fresh Air dari NPR. Ada satu kenangan yang melekat kuat di memorinya, saat ia bermain-main bersama kawannya, tapi tiba-tiba situasinya berubah menjadi gawat setelah terjadi penembakan. Padahal ini terjadi di siang hari bolong. 

"Satu hari, temanmu bisa saja terbunuh. Padahal sehari sebelumnya, kalian merayakan sepeda barunya, kata Jay-Z mengenang saat-saat kelam itu. Bahkan pamannya dari pihak ayah terbunuh di tempat ini.

Namun kondisi ini tetap berpengaruh kepada Jay-Z muda. Pada usia 12 tahun, Jay-Z menembak abangnya sendiri, Eric, di lengan karena pertengkaran. Untung, hubungan mereka akhirnya bisa membaik lagi.  "Dia bisa mengatasi kecanduannya, dan aku bisa mengatasi kebodohanku. Sekarang, kami adalah keluarga," kata dia kepada GQ.

Jay-Z juga sempat "mancari nafkah" dalam sebagai bandar narkoba. "Enggak ada yang selamat. Pilihannya antara masuk penjara atau terbunuh," kata dia. 

Jay-Z Jatuh Cinta pada Musik

Di masa-masa mengerikan ini, koleksi rekaman musik milik ayah ibunya menjadi penghiburnya. Sekitar usia sembilan tahun, Jay-Z mulai menyelami musik, dan langsung jatuh cinta dengan hip-hop.

Ia mulai menulis bait-bait rap di mana saja, bahkan di kantong kertas belanjaan--yang akan ia salin ulang dalam notebook. Lama-lama ia bahkan sudah langsung mengingat lirik yang ia tulis, dan langsung merekamnya. Kepada The Washington Post, guru SD-nya pun sudah memuji kemampuan sang rapper dalam memainkan kata.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Tahun 1996, Jay-Z merilis album perdananya, Reasonable Doubt. Album berisi lagu ikonis ini mendapat pujian dari banyak kritikus, dan masuk Billboard 200. Jalan untuk bisa merilis album ini tak mudah. Ia mesti merintis label sendiri, Roc-A-Fella Record, karena tak mendapat dukungan semestinya dari label. Dalam wawancara dengan The Vanity Fair, ia mengakui di awal karier ia dikenal kerap cari masalah, termasuk berantem di kelab malam sampai berurusan dengan hukum.

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan