Beyonce Bintang Pop Terbesar Abad 21, Ini 9 Lagu Sang Diva Yang Jadi Jawara Billboard Hot 100

Taylor Swift dan Rihanna harus mengakui kesaktian Beyonce. Queen Bey kini dinobatkan sebagai bintang pop terbesar abad 21 oleh Billboard pekan ini.

Diterbitkan 04 Desember 2024, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Mohon maaf, Taylor Swift dan Rihanna harus mengakui kesaktian Beyonce. Nyonya Jay Z yang akrab disapa Queen Bey kini dinobatkan sebagai bintang pop terbesar abad 21 oleh Billboard pekan ini.

Di industri musik dunia, Beyonce memecahkan banyak rekor termasuk artis yang paling banyak dinominasikan dalam sejarah Grammy Awards, yakni 99 kali. Pencapaian ini menumbangkan rekor sang suami, Jay Z.

Sejak merilis album solo, Dangerously in Love (2003), Beyonce telah menempatkan 9 lagunya di puncak tangga lagu bergengsi Billboard Hot 100. Dari era “Crazy In Love” hingga yang terbaru, “Texas Hold 'Em.”

Laporan khusus Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 9 hit Beyonce yang merajai, eh, meratui tangga lagu Billboard Hot 100. Dari 9 lagu sang diva berikut ini, mana yang jadi favorit Anda?

1. Crazy In Love (featuring Jay Z)

Siapa bilang kualitas dan sukses komersial tak bisa bertemu. Album debut Dangerously in Love membuktikan Beyonce mampu mendapat keduanya dalam rekaman monumental. “Crazy in Love” memuncaki tangga lagu Billboard Hot 100 selama 8 minggu.

Jadi salah satu dari 500 Lagu Terbaik Sejagat versi Rolling Stone’s (2004), “Crazy in Love” diganjar dua Piala Grammy kategori Best R&B Song dan Best Rap/Sung Collaboration. Jalan Beyonce menjadi diva terbuka lebar bersama lagu ini.

 

2. Baby Boy (featuring Sean Paul)

Lagu ini diwarnai kontroversi setelah komposer Jennifer Armour menggugat ke Pengadilan atas dugaan pelanggaran hak cipta pada 2005. Ada beberapa bagian “Baby Boy” yang diduga mirip dengan lagu karyanya, “Got a Little Bit of Love for You.”

Terlepas dari kehebohan ini, harus diakui lagu ini meraih sukses global. Memimpin Billboard Hot 100 selama 9 pekan, pemilihan “Baby Boy” sebagai single kedua efektif mengukuhkan posisi Dangerously In Love sebagai salah satu album paling “berbahaya” di dekade 2000-an.

 

3. Irreplaceable

Kegagalan “Deja Vu” dan “Ring the Alarm” memuncaki Billboard Hot 100 ditebus oleh “Irreplaceable” dengan liriknya yang ikonis: To the left, to the left everything you own in the box to the left. Tembang ini bertakhta di puncak Billboard Hot 100 selama 10 pekan!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Tak hanya itu, “Irreplaceable” panen pujian kritikus dunia. Salah satunya, Roger Friedman dari Fox News Channel yang menyebut lagu ini balada cerdas sekaligus materi paling berkesan dari album B-Day. Tak terlupakan. Titik.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan