Konspirasi di Balik Munculnya Band Klaatu, Sempat Disangka The Beatles yang Menyamar pada Tahun 1976 karena Adanya Kemiripan

Bertahun-tahun setelah bubarnya The Beatles, muncul satu band asal Kanada bernama Klaatu yang musiknya dianggap mirip, bahkan disangka para personel Beatles yang menyamar.

Diperbarui 04 Desember 2024, 17:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta The Beatles, band legendaris asal Liverpool, Inggris, sempat menjadi idola di hampir seluruh penjuru dunia setelah mereka dibentuk pada tahun 1960 silam. Penampilan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr semenjak The Beatles debut pada tahun 1964 memang telah sukses menjadi sorotan publik.

Potongan keempat personelnya yang kala itu terbilang tampan dan tergolong muda, membuat mereka digandrungi para penggemar dari kalangan wanita pada masanya. Sayangnya, pada tahun 1970, para personel The Beatles memilih untuk menonaktifkan band alias membubarkannya. Keempatnya memilih untuk melanjutkan karier musik sebagai solis.

Namun bertahun-tahun kemudian setelah bubarnya The Beatles, muncul satu band yang musiknya dianggap mirip dengan mereka, yakni sebuah grup musik bernama Klaatu. Band yang berdiri di Toronto, Kanada sejak 1973 ini, merilis sebuah album dengan buklet bergambar tanpa informasi atau penjelasan apapun mengenai mereka.

Lantaran hal itulah semua orang yang mendengarkan musik Klaatu tak ada yang tahu seperti apa wajah mereka. Hingga pada akhirnya, banyak yang menaruh dugaan bahwa para personel Klaatu adalah beberapa anggota grup The Beatles yang sedang menyamar. Beragam teori konspirasi pun sempat menyeruak terkait hal ini.

 

Dirilisnya Album Perdana Klaatu Setelah The Beatles Bubar

Menelusuri atlasrecords.co.uk, album perdana Klaatu yang berjudul 3:47 EST, dirilis pada tahun 1976. Klaatu menyajikan karya berupa lagu-lagu yang memiliki gaya bermusik ala The Beatles, sesuatu yang belum lazim diterapkan oleh musisi-musisi pada era itu.

Gara-gara hal inilah, ketiga personel Klaatu, yaitu John Woloschuk, Dee Long, dan Terry Draper, diduga merupakan personel The Beatles yang reuni dengan menyamarkan nama mereka. Ditambah lagi, buklet album perdana mereka tak menyertai satu pun foto wajah para personelnya.

Tak hanya itu, dalam promosi materi album pertamanya, Klaatu juga tak menyebutkan secara detail mengenai siapa saja para personel band ini. Meskipun di sisi lain, sudah jelas band ini berada di bawah payung label rekaman Capitol Records yang berbasis di Amerika Serikat.

 

Awal Mula Heboh Klaatu Disangka The Beatles

Melansir openculture.com, lagu-lagu Klaatu pertama kali diputar oleh salah seorang DJ melalui melalui radio yang berbasis di Rhode Island, AS. Lalu seseorang bernama Steve Smith yang bekerja sebagai penulis jurnal di surat kabar The Providence Journal, langsung menyimpulkan dan menyebarkan bahwa para personel Klaatu adalah anggota The Beatles yang menyamar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Beberapa faktor membuatnya yakin untuk menyebarkan rumor bahwa Klaatu adalah personel The Beatles. Mulai dari nama bandnya yang mirip dengan nama karakter alien di film klasik The Day the Earth Stood Still (1951). Lalu, gambar mirip karakter Klaatu juga ada di sampul album solo Ringo Starr yang keempat, Goodnight Vienna. Selain itu, Steve Smith juga memperhatikan kesamaan komposisi musik Klaatu dengan lagu-lagu berirama psychedelic milik The Beatles. Entah bagaimana, Steve yang tak pernah menjadi reporter atau kritikus musik, berhasil membuat redaksi surat kabar tempatnya bekerja meloloskan tulisannya yang menggiring opini publik bahwa Klaatu adalah The Beatles.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan