Maharya Band Ungkap Sosok Bima Versi Mereka hingga Sindir Koruptor di Dua Lagu Baru, Album Siap Rilis 10 November 2024

Maharya, band yang terdiri dari Satria Angga (vokal, gitar), Iram (gitar), Ruddy Karamoy (vokal), dan Herman Husin eks Jamrud (drum), tengah menelurkan lagu “Kreator” dan “Bima Ibu Pertiwi”.

Diperbarui 31 Oktober 2024, 20:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kesembilan lagu tersebut akan dimasukkan ke dalam sebuah album mini berjudul Salam Rajut Bangsa. Di dalam mini albumnya mencakup lagu "Matahari Terbit" karya Wage Rudolf Supratman (WR Supratman), "Jas Merah", "Indonesia Raja", dan dua lagu baru tersebut, "Bima Ibu Pertiwi" dan "Kreator".

 

Selalu Terinspirasi oleh Sejarah di Indonesia

Anggota Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia yang kerap menjadi nara sumber mengenai sejarah asli ini juga menekankan bahwa musik mereka tak sekadar mengusung lagu biasa. Ada hal-hal terkait sejarah dan patriotisme yang menjadi pakem utamanya.

"Maharya itu kelompok musik yang secara spesifik terinspirasi dari tema kebangsaan. Jadi musik patriotisme. Tak seperti layaknya musik-musik band lainnya," ungkap Satria Angga

"Lirik kami terinspirasi dari sastra-sastra yang dimiliki bangsa kita sejak dahulu dan telah dibakukan menjadi sumber dari segala sejarah. Konsepnya bagaimana menjadikan tulisan-tulisan itu ke dalam narasi teks kemudian kami ubah menjadi partitur musik," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan