Titus The Detective Bakal Jadi Serial Animasi Indonesia Pertama dengan Tema Detektif yang Mengudara di TV

Setelah memecahkan kasus dalam film Titus Mystery of the Enygma, petualangan trio detektif Titus, Fyra, dan Bobit kembali berlanjut dalam serial animasi Titus The Detective.

Diperbarui 21 September 2024, 17:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pecinta animasi bakal disuguhi serial animasi Titus The Detective yang akan menemani Minggu pagi mulai 22 September 2024 di TV swasta. Setelah memecahkan kasus dalam film Titus “Mystery of the Enygma”, petualangan trio detektif Titus, Fyra, dan Bobit kembali berlanjut.

Sejak berdirinya pada tanggal 22 Mei 2011, animasi Titus yang diproduksi oleh MNC Animation, telah mengembangkan sejumlah Animasi karya mereka, yaitu KIKO dan BIMA S.

Saat ini, KIKO telah disulih suara  ke dalam 4 bahasa dan telah tayang di 64 negara. Sementara itu, BIMA S juga telah tayang di televisi swasta Tanah Air hingga Malaysia.

Sosok BIMA S juga sempat menorehkan prestasi dalam ajang “Anugerah KPI 2022” sebagai pemenang kategori program animasi terbaik.

 

Titus The Detective Ada Filmnya

Selain serial animasi, produksi film yang telah tayang di bioskop, yaitu Titus - Mystery of the Enygma pada tahun 2020 dan Kiko In the Deep Sea pada 2023 juga telah dirilis oleh pihak penggarapnya, MNC Animation.

Film Titus - Mystery of the Enygma telah tayang di layanan aplikasi streaming Netflix Asia Tenggara dan akan segera tayang di Negara Turki & Azerbaijan.

Melihat antusisasme terhadap film Titus, Liliana Tanoesoedibjo selaku Chief Executive Officer MNC Animation, ingin melanjutkan kisah petualangan detektif ini dalam bentuk serial animasi bertajuk “Titus the Detective”. Titus The Detective merupakan serial animasi lokal pertama yang bertema detektif di televisi Indonesia.

Liliana Tanoesoedibjo menuturkan, "Serial Animasi Titus The Detective merupakan bukti nyata keseriusan MNC Animation dalam mendukung kemajuan industri animasi lokal, di mana putra-putri terbaik bangsa terlibat langsung dalam proses pembuatannya. Kita semua harus bangga dan mendukung karya-karya anak bangsa."

Ia menambahkan, selain menyajikan hiburan yang seru, serial ini juga sarat dengan nilai edukasi bagi anak-anak Indonesia. Kita dapat melihat bagaimana Titus, seorang detektif, dengan gigih menyelesaikan setiap kasusnya, sambil menjunjung tinggi nilai kejujuran, persahabatan, dan gotong royong karena semua misteri itu selalu ada jawabannya.

 

 

Cerita Titus

Cerita Titus selalu membuat penasaran, pada serial kali ini Titus bersama Fyra si mekanik dan Bobit sang pesulap, memecahkan beragam kasus menakjubkan di Kota Steamburg.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Dengan bantuan sosok misterius dan berbekal kecanggihan kaca pembesar, jam tangan, dan beragam gadget baru, mereka harus memecahkan beberapa misteri dan menyelamatkan seisi kota dari teror Bulpan, Dalton, dan para penjahat lainnya. Petualangan Titus mencari jejak dan menemukan petunjuk mengajak kita menjelajah Steamburg seperti yang belum pernah disaksikan sebelumnya, mulai dari riuh gemerlapnya kota sampai liarnya kedalaman rimba. Namun, semakin banyak kasus yang mereka selesaikan, semakin dalam Titus terjebak dalam mengungkap misteri yang lebih besar dan musuh sebenarnya yang tidak terduga. “Serial titus the detective ini tentunya serial animasi yang sangat fresh bertemakan the detective, karena hampir belum ada atau kalaupun ada jumlahnya sangat sedikit sekali yang bertemakan detective, dan secara historis ini sangat kuat dan entertaining sekali karena titus meceritakan tentang bagaimana memecahkan berbagai kasus kasus misteri dan melawan kejahatan”, ujar Noersing CEO pihak televisi terkait. "Bagaimana dilatih untuk kreatif dan tidak mudah menyerah, secara tampilannya sangat berkualitas sekali, karakter karakternya sangat kuat dan desain karakternya dan props nya sangat unik. Dan kami berkesimpulan bahwa titus the detective series animasi ini harus tayang di televisi,” sambungnya.    

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan