Reverend & Co. Studios Bawa Kembali Era Vinyl dan Cassette: Nostalgia di Acara Strictly Analog

"Strictly Analog" menyuguhkan musik Nusantara jazz dan pop dari era 70-an dan 80-an

Diperbarui 29 Agustus 2024, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Teknik Analog

Acara ini juga mengeksplorasi bagaimana teknik analog klasik dapat berintegrasi dengan teknologi digital modern. Meskipun teknologi terus berkembang, pesona dan keahlian DJ analog masih sangat relevan dan menarik. "Strictly Analog" membuktikan bahwa kedua ranah ini bisa bekerja sama untuk menciptakan pengalaman musik yang lebih dinamis. 

Andrean Wahyu, pemimpin set vinyl "Strictly Analog," mengatakan, "Analog di era sekarang adalah sesuatu yang penting untuk kita ingat lagi. Masa itu adalah masa yang indah bagi musisi untuk menciptakan karya yang dirilis dalam format fisik. Rilisan fisik seperti piringan hitam dan kaset adalah sesuatu yang tidak akan musnah dan tetap ada di hati pendengarnya. 'Strictly Analog' ingin membawa pesan agar kita bisa mengingat kembali betapa indahnya musik di masa lalu."

Pengunjung acara ini dapat merasakan kembali kehangatan suara analog yang sulit ditandingi oleh teknologi digital. Dengan sebagian besar alat yang digunakan di Reverend & Co. Studios adalah Analog Gear, acara ini memberikan kesempatan unik untuk mengeksplorasi keahlian teknis dan keindahan estetika dari era vinyl dan cassette. "Strictly Analog" bukan hanya sebuah acara musik, tetapi juga sebuah perayaan nostalgia yang mengingatkan kita akan nilai dan keindahan musik analog yang abadi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan