Agnez Mo Siap Perkarakan Netizen yang Tebar Hoaks Melalui Video Minum Kopi Buatan Brand yang Dituding Pro Israel

Agnez Mo tak terima dengan provokasi netizen terhadap dirinya melalui video berisi momen minum kopi buatan salah satu brand ternama yang dituding pro Israel.

Diterbitkan 19 Mei 2024, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bahkan, seorang penggemar di Twitter ada yang mengunggah tangkap layar berisi permintaan maaf dari pemilik akun yang telah melontarkan tudingan miring tersebut.

"Akhirnya harus menghapus cuitan itu karena @agnezmo sendiri yang memintaku. Maafkan atas kekacauan ini," tulis netizen pemilik akun @xh***, mengutip tangkap layar seorang warganet di Twitter/X.

Pernyataan Brand yang Dimaksud

Sementara itu, pihak brand yang dimaksud, Starbucks, melalui pernyataan Starbucks Corporation (Starbucks Corp) yang terakhir diperbarui Oktober 2023, membantah tudingan telah mendukung militer Israel dengan cara apapun. Mereka bahkan menyatakan telah dan tetap menjadi organisasi non-politik.

"Baik Starbucks maupun mantan pemimpin, presiden dan CEO Perusahaan, Howard Schultz, tidak memberikan dukungan finansial kepada pemerintah Israel dan atau Angkatan Darat Israel dengan cara apapun,” tulis pihak Starbucks dikutip dari laman Starbucks.co.id, ditulis Jumat pada 16 November 2023 lalu.

Starbucks menyatakan bahwa perseroan dan CEO Howard Schultz sama sekali tidak memberikan dukungan finansial kepada Israel.

"Rumor bahwa Starbucks atau Howard memberikan dukungan keuangan kepada pemerintah Israel dan/atau Angkatan Darat Israel adalah tidak tepat. Starbucks adalah perusahaan publik dan oleh karenanya diwajibkan untuk menyampaikan setiap pemberian perusahaan setiap tahun melalui proxy statement,” tulis tim Starbucks.

"Tidak. Ini sama sekali tidak benar (mengirimkan keuntungan kepada pemerintah Israel-red)," tambah Starbucks.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan