Teuku Zacky Sorot Kasus Bullying yang Diduga Libatkan Anak Artis, Langsung Banjir Laporan Kejadian Serupa di Pesan Medsosnya

Teuku Zacky rupanya sempat menyampaikan lewat media sosialnya perihal kasus bullying di lingkungan sekolah yang diduga melibatkan anak artis.

Diperbarui 20 Februari 2024, 20:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya rasa sudah cukup memberikan perhatian bagi orangtua dan pihak-pihak yang seharusnya memberikan concern lebih terhadap hal ini. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya archive postingan tersebut untuk memberikan waktu yang kondusif bagi siapapun yang berkaitan," sambung Teuku Zacky.

Tujuan Teuku Zacky Membeberkan Kasus Bullying yang Viral

Perihal unggahannya seputar kasus bullying yang tengah viral, Teuku Zacky menjelaskan bahwa ia bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh pihak agar tak lagi jatuh korban perundungan berikutnya.

"Saya sampaikan kembali, yang ingin disampaikan bukan ingin memojokkan pihak-pihak tertentu. Sedari awal, saya tidak pernah sebutkan identitas apapun. Hal ini disampaikan untuk lebih membangun tingkat kewaspadaan untuk semua pihak tanpa harus menunggu ada korban lagi," sambungnya.

"Bahkan kejadian yang lebih fatal lagi di manapun dan kepada siapapun. Silakan berdiskusi dengan sehat demi terciptanya suasana yang kondusif dan demi kebaikan," ia menutup.

Kronologi yang Disampaikan Teuku Zacky

Melansir berbagai sumber, pada Senin (19/2/2024) kemarin, Teuku Zaky melalui media sosialnya sempat menceritakan kronologi perundungan yang ia akui didapatnya dari ibu salah seorang korban.

"Cerita yang saya dapatkan ini dilakukan oleh sekelompok genk anak sekolah tersebut kepada adik kelasnya yang katanya dilakukan sebagai 'test fisik' untuk masuk ke genk tersebut," tulis Teuku Zacky dalam unggahan yang telah dihilangkannya.

Teuku Zacky menceritakan bahwa pada tanggal 2 Februari 2024, korban menerima tindakan penganiayaan sambil ditonton banyak orang.

"Dan banyak lagi yang diceritakan oleh ibu dari korban ini. Ibu korban telah memegang videonya sebagai bukti," ungkap Teuku Zacky 

"Pemukulan ini menjadi sangat parah, sehingga korban sampai harus dirawat di rumah sakit. Korban mengalami memar di sekujur kulitnya. Korban merahasiakan ini jika tidak akan melakukan hal buruk dan kejadian lainnya. Dokter yang menanganinya ini juga terheran korban masih bisa selamat," lanjutnya.

"Menyedihkan sekali kejadian ini harus terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak. Negara ini krisis adab dan moral dan perlu dan wajib ditingkatkan," ujar Teuku Zacky.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan