Resensi Film Sleep Call: Tragedi Pinjol dengan Laura Basuki Sebagai Visual Kesepian dan Trauma Masa Lalu

Sleep Call memotret fenomena para pekerja perusahaan pinjol ilegal. Ada nurani yang berayun-ayun lalu terpental akibat tuntutan atas nama profesionalisme.

Diperbarui 07 September 2023, 22:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Magnet Terbesar Bernama Laura

Magnet terbesar Sleep Call terletak pada performa Laura Basuki sebagai visual, subjek sekaligus korban keadaan, masa lalu, dan masa sekarang. Ia memimpin audiens mengikuti pembabakan drama dengan klimaks mencekam.

Bio One tampil kalem, karismatik, dengan aura wajah yang teduh. Sepintas, ia tipikal cowok yang enak dijadikan tempat curhat. Dia mendengar (tanpa memberi solusi saja) sudah bikin hati ayem dan sedikit meleyot karena baper diperhatiin.

 

Sleep Call Adalah Pengingat

Sleep Call adalah pengingat bahwa kesepian dan trauma masa lalu adalah dua hal yang sebaiknya tidak “dinikahkan.” Apapun alasannnya. Daya tarik lain, keputusan Fajar Nugros tak mengemas Sleep Call menjadi 100 persen kelam.

Meski kita tahu, sejak awal, film ini mengembang dengan pilar drama, thriller, dan suspence. Ia mengingatkan saya pada ujaran seorang sahabat, “Kalau lo sudah enggak kuat lagi, ketawain aja masalah lo sendiri.”

 

Menertawakan Masalah Hidup

Dan ya, di Sleep Call, Anda bisa tertawa. Menertawakan pilihan yang salah (kalau tak mau dibilang bodoh). Menertawakan beban hidup. Menertawakan pinjol dan bunganya yang ya Allah banget.

Menertawakan keyakinan bahwa membujuk orang lain ngutang lalu di hari berikutnya mengancam menyebar data pribadi ke ruang publik dianggap mata pencarian halal sekaligus berkah.

Menertawakan ironi karena ponsel pintar berevolusi, menjelma toko serbaada dengan derajat kekompletan melampaui toserba itu sendiri. Sleep Call adalah kombinasi tawa, ketar-ketir, lalu kita mikir

Auto Mak Deg!

Dulu, saat menonton Inang, pada menit-menit awal, saya berpikir Wulan (Naysilla Mirdad) adalah cewek susah kebanyakan. Lalu, saya deg-degan dan kepikiran nasib Wulan gara-gara menyaksikan adegan tikus masuk perangkap.

Dalam Sleep Call, saya juga mengira bahwa Dina hanyalah cewek susah pada umumnya. Hingga sebuah adegan bergulir beberapa kali dan membuat saya waswas pada Dina dan sekitarnya. Auto mak deg!

 

 

Pemain: Laura Basuki, Bio One, Della Dartyan, Bront Palarae, Kristo Immanuel, Jenny Zhang

Produser: Susanti Dewi

Sutradara: Fajar Nugros

Penulis: Husein M. Atmojo, Fajar Nugros

Produksi: IDN Pictures

Durasi: 1 jam, 40 menit

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan