Malaysia Selidiki Band The 1975 Usai Kasus Kontroversi Ciuman Sesama Jenis di Panggung

Kepolisian Malaysia mulai menyelidiki aksi ciuman sesama jenis pada konser The 1975 yang dilakukan vokalis dan pemain bas grup band asal Inggris tersebut di Festival Good Vibes 2023 pada Jumat (21/7) malam.

Diperbarui 24 Juli 2023, 12:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kepolisian Malaysia mulai menyelidiki aksi ciuman sesama jenis pada konser The 1975 yang dilakukan vokalis dan pemain bas grup band asal Inggris tersebut di Festival Good Vibes 2023 pada Jumat (21/7) malam.

Dikutip dari Merdeka.com, Senin (24/7/2023), Kepala Polisi Selangor Hussein Omar Khan mengatakan Polsek Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) Malaysia telah menerima tiga laporan tentang insiden perilaku dan pernyataan yang sangat biadab oleh personel The 1975 di festival tersebut.

Insiden yang terjadi dalam konser itu yaitu aksi ciuman sesama jenis, kata dia, telah melukai perasaan masyarakat Malaysia dan meremehkan hukum di negara tersebut.

Ia mengatakan Kepolisian Malaysia mendukung penuh keputusan Kementerian Komunikasi dan Digital Malaysia (KKD) dan Dewan Kota Sepang untuk menghentikan festival tersebut demi keamanan. Penyelidikan kepolisian telah dimulai dengan memanggil pihak-pihak yang terlibat.

Mewakili KKD, Panitia Aplikasi untuk Pembuatan Film Asing dan Pertunjukan Artis Asing (JK-PUSPAL) mengatakan telah mengajukan laporan polisi terhadap artis dan penyelenggara festival tersebut atas kelalaian dan ketidakpatuhan pada ketentuan yang berlaku.

KKD memasukkan The 1975 ke dalam daftar hitam artis yang dilarang menggelar pentas di Malaysia. Aksi ciuman sesama jenis di atas panggung tersebut dianggap sebagai penghinaan, tidak menghormati hukum negara dan merusak moral masyarakat Malaysia.

Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia Fahmi Fadzil mengatakan telah memanggil Future Sound Asia selaku promotor festival tersebut.

Ia menegaskan tidak ada kompromi terhadap pihak manapun yang menantang, meremehkan dan melanggar undang-undang Malaysia. Fahmi juga mengatakan telah memerintahkan pembatalan festival yang semula akan digelar hingga Minggu (23/7).

Vokalis The 1975 Matty Healy Tuai Kontroversi, Video Lama Ungkap Keinginan Bikin Merchandise Hijab Jadi Sorotan

Sebelumnya, Nama vokalis The 1975, Matty Healy, berada di tengah kontroversi publik. Pria berusia 34 tahun itu jadi sorotan setelah ciuman dengan sesama pria, Ross MacDonald, yang merupakan basist band Inggris itu, ketika manggung di Malaysia. Aksi Matty Healy membuat band pelantun lagu I like it when you sleep, for you are so beautiful yet so unaware of it itu diboikot di Negeri Jiran.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Healy dilaporkan menggunakan kata-kata kotor dalam pidato yang mengkritik sikap pemerintah Malaysia terhadap homoseksualitas sebelum mencium MacDonald. Rekaman insiden itu diunggah di media sosial dan memicu reaksi keras dari warganet. Bersama klip tersebut, video lama putra pasangan aktor legendaris Newcastle, Denise Welch dan Tim Heal, memperlihatkan keinginannya membuka brand hijab pun turut beredar. Rekaman itu dibagikan akun TikTok @trumanmayhem pada 19 Mei 2023, namun viral baru-baru ini. Disebutkan bahwa video yang dimaksud memperlihatkan momen interaksi Healy dengan penggemar asal Indonesia pada 2019. Sebagai catatan, The 1975 menggelar konser di ibu kota pada 19 September 2019. Keterangan klip itu berbunyi, "Matty Healy bertemu para penggemar di Jakarta dan berbicara tentang rencananya merilis merchandise hijab untuk fans Muslim (2019)." Disebutkan pula bahwa ia bahkan bertanya apakah tidak masalah membuat hijab bermotif, "memastikan dirinya tidak menyinggung kultur manapun," tulis si pengunggah. Sambil melayani permintaan penggemar untuk berfoto, pria yang katanya mantan pacar Taylor Swift ini terdengar berkata, "Saya sedang mengerjakannya. (Bertanya soal apakah hijab boleh bermotif dan punya banyak warna), karena saya lihat semalam rata-rata perempuan berhijab hitam."by Taboola

Halaman
Show All
Septian DenyTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan