Kalya Mahiya Ingin Semakin Banyak Generasi Muda yang Melestarikan Tarian Indonesia 

Kalya Mahiya memiliki prestasi mumpuni di seni tari.

Diperbarui 20 April 2023, 21:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dari semua prestasi yang telah diraih Kalya, kompetisi apa yang paling berkesan? Yang paling berkesan saat ikut lomba di Wales, United Kingdom tahun 2019 di ajang Llangollen International Musical Eisteddfod, kategori folkdance. 

“Ini kali pertama aku ikut kompetisi internasional dan meraih juara 2 bersama teman teman dari Gema Citra Nusantara. Saat itu, usiaku 9 tahun,” imbuh Kalya. 

 

Prestasi Diraih

Selain prestasi di atas, dalam beberapa tahun terakhir banyak prestasi yang diraih Kalya. Untuk kompetisi kategori solo, Kalya telah meraih Winning the 1st Prize ‘Portugal Art Carnival’, Category Solo Folk Dance di Portugal. Lalu pada Oktober 2022, meraih Winning 1st Prize International Category Solo usia 11-14 tahun untuk Traditional Folk Dance dari Festival Online Competition ‘Welcome to Canada’ di Toronto, Kanada. 

Tak hanya itu, Kalya juga meraih 1st Winner Traditional Dance Competition Alpus Cup Renaissance dan meraih Winning the 1st Prize International Festival Online Competition, Folk Dance and Music ‘Under The Hot UEA Sun’ di Dubai, Uni Emirat Arab. 

Dengan segudang kegiatan, bagaimana Kalya membagi waktu antara sekolah dan menari? “Caraku membagi waktu yaitu menentukan prioritas. Yang diutamakan adalah sekolah dan mengerjakan tugas, lalu latihan menari di sanggar pada hari Sabtu dan Minggu agar waktu sekolah tidak terganggu,” cetusnya.

Lalu apa harapan dan impian Kalya yang belum terwujud? “Untuk harapan, aku ingin menularkan hobiku menari tari tradisional kepada generasi muda di Indonesia agar kelestarian budaya Indonesia tetap terjaga. Untuk impian, aku ingin keliling dunia untuk memperkenalkan budaya Indonesia,” harapnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan